A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Ramai Harga Tiket Museum Nasional Naik! Ini Penjelasan Indira Estiyanti - Ntvnews.id

Ramai Harga Tiket Museum Nasional Naik! Ini Penjelasan Indira Estiyanti

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jan 2026, 11:58
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Tampak depan Museum nasional Indonesia. ANTARA/Chairul Rohman. Ilustrasi - Tampak depan Museum nasional Indonesia. ANTARA/Chairul Rohman. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin, menjelaskan kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia di Jakarta Pusat dilakukan untuk meningkatkan perawatan serta pemeliharaan koleksi museum.

Kebijakan menaikkan tarif tiket masuk bagi pengunjung dewasa dari Rp25.000 menjadi Rp50.000 yang mulai berlaku pada 1 Januari 2026 tersebut menjadi perhatian publik.

Saat dikonfirmasi di Jakarta pada Senin, 5 Januari 2026, Indira menyampaikan bahwa penyesuaian tarif diperlukan agar pengelola dapat melakukan pemeliharaan koleksi sesuai standar yang ditetapkan.

"Penyesuaian tarif dilakukan agar Museum Nasional Indonesia dan koleksinya dapat terus dirawat sesuai standar pemeliharaan internasional serta tetap menjadi ruang yang nyaman dan bermakna bagi masyarakat," katanya.

Indira menuturkan Museum Nasional Indonesia mengemban tanggung jawab menjaga warisan arkeologi, sejarah, etnografi, dan numismatika Indonesia. Dalam menjalankan tugas tersebut, pengelola museum mengandalkan pendanaan dari pemerintah, filantropi, serta penjualan tiket pengunjung untuk mendukung pemeliharaan koleksi dan pelayanan publik.

Baca Juga: Menbud Fadli Zon Apresiasi Museum Nasional yang Pecah Rekor Dikunjungi 12.735 Orang dalam Sehari

Kementerian Kebudayaan sebagai penanggung jawab institusi Museum Cagar Budaya, termasuk Museum Nasional Indonesia, telah memutuskan penyesuaian tarif tiket masuk museum mulai tahun 2026. Meski demikian, kebijakan tarif khusus tetap diberlakukan bagi penyandang disabilitas, warga berusia di atas 60 tahun, serta pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan KIP Kuliah.

Dana yang diperoleh dari penjualan tiket masuk museum dimanfaatkan untuk mendukung perawatan koleksi serta peningkatan layanan bagi pengunjung.

Setelah menerima pemulangan fosil koleksi Eugene Dubois dari Belanda, Museum Nasional Indonesia juga dituntut meningkatkan pemeliharaan koleksi guna memperkuat perannya sebagai pusat rujukan pengetahuan, penelitian, dan edukasi.

Baca Juga: UI Buat Program Khusus untuk Lansia di Museum Nasional Indonesia

Pengelola museum merencanakan penyelenggaraan pameran khusus pada semester pertama tahun 2026 untuk menampilkan koleksi fosil tersebut kepada publik. Pameran imersif akan dirancang guna menghadirkan pengalaman edukasi interaktif berbasis teknologi bagi pengunjung.

Dalam jangka panjang, pengelola Museum Nasional Indonesia juga akan melanjutkan renovasi enam ruang pamer yang terdampak kebakaran pada tahun 2023. Proses perbaikan tersebut akan dilakukan dengan dukungan pemerintah, sektor swasta, dan publik.

Selain memamerkan serta merawat koleksi, Museum Nasional Indonesia menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi pengunjung, antara lain taman, masjid, kantin, dan aula.

(Sumber: Antara) 

x|close