A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Trump: Venezuela Serahkan 30–50 Juta Barel Minyak ke AS, Uangnya Saya Kendalikan - Ntvnews.id

Trump: Venezuela Serahkan 30–50 Juta Barel Minyak ke AS, Uangnya Saya Kendalikan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Jan 2026, 09:41
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Arsip - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/py) Arsip - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/py) (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa otoritas sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak berkualitas tinggi kepada Amerika Serikat. Pengumuman tersebut disampaikan Trump pada Selasa, 6 Januari, melalui unggahan di platform media sosial Truth Social.

Trump menyatakan bahwa minyak tersebut merupakan minyak yang dikenai sanksi dan akan dijual sesuai dengan harga pasar. Ia juga menegaskan bahwa hasil penjualan minyak tersebut akan berada di bawah kendali Presiden Amerika Serikat.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Otoritas Sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 JUTA barel minyak berkualitas tinggi yang dikenai sanksi kepada Amerika Serikat,” tulis Trump dilansir dari akun X @whitehouse, Rabu, 7 Januari 2025.

Trump menambahkan, minyak tersebut akan dijual dengan harga pasar dan dana hasil penjualan akan dikelola langsung olehnya sebagai Presiden AS. Menurut Trump, langkah itu dilakukan untuk memastikan dana digunakan demi kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.

Baca Juga: Trump: Venezuela Tak Akan Gelar Pemilu Baru Dalam 30 Hari

“Minyak ini akan dijual sesuai dengan harga pasarnya, dan uang hasil penjualan tersebut akan dikendalikan oleh saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, untuk memastikan digunakan demi kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat,” lanjutnya.

Dalam pernyataan yang sama, Trump juga mengungkapkan bahwa ia telah memerintahkan Menteri Energi Amerika Serikat, Chris Wright, untuk segera melaksanakan rencana tersebut. Minyak Venezuela itu akan diangkut menggunakan kapal penyimpanan dan langsung dibawa ke dermaga bongkar muat di Amerika Serikat.

“Saya telah meminta Menteri Energi Chris Wright untuk segera mengeksekusi rencana ini. Minyak tersebut akan diangkut menggunakan kapal penyimpanan dan dibawa langsung ke dermaga pembongkaran di Amerika Serikat. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini,” tulis Trump.

Sebelumnya, pada Minggu, 4 Januari, Trump mengungkapkan bahwa dirinya telah memberi tahu perusahaan-perusahaan minyak sebelum Amerika Serikat melancarkan serangan militer yang menyingkirkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Pernyataan itu disampaikan Trump saat berbicara kepada wartawan di dalam pesawat Air Force One.

Baca Juga: The Simpsons Ramal Kematian Donald Trump pada 10 Januari 2026, Benarkah?

Trump mengakui bahwa ia memberi pemberitahuan kepada perusahaan-perusahaan minyak sebelum serangan dilakukan, sementara Kongres Amerika Serikat tidak menerima pemberitahuan serupa. Ia juga memuji perusahaan-perusahaan minyak yang, menurutnya, siap terlibat untuk mengamankan cadangan minyak Venezuela yang disebut sebagai yang terbesar di dunia.

Dalam wawancara dengan pembawa acara Morning Joe, Joe Scarborough, pada Senin, 5 Januari, Trump kembali membahas serangan di Venezuela dan membandingkannya dengan invasi Irak pada masa pemerintahan Presiden George Bush.

Menanggapi perbandingan tersebut, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mempertahankan minyak Venezuela, berbeda dengan kebijakan pada masa pemerintahan Bush.

“Bush tidak mempertahankan minyaknya. Kami akan mempertahankan minyak tersebut,” kata Trump.

TERKINI

Italia kecam serangan Israel ke Penjaga Perdamaian di Lebanon

Luar Negeri Kamis, 14 Mei 2026 | 17:58 WIB

Menkomdigi: 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online

Nasional Kamis, 14 Mei 2026 | 17:35 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Cerdas Cermat Ulang MPR

Nasional Kamis, 14 Mei 2026 | 17:22 WIB

BNN Gerebek Kampung Narkoba Pimpinan Wawan di Sumut

Viral Kamis, 14 Mei 2026 | 17:15 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah di Pasirluyu Bandung

Nasional Kamis, 14 Mei 2026 | 15:45 WIB

Tembakan Gegerkan Gedung Senat Filipina

Luar Negeri Kamis, 14 Mei 2026 | 15:35 WIB

KDMP Diharapkan Berjalan Transparan-Akuntabel

News Kamis, 14 Mei 2026 | 13:26 WIB
Load More
x|close