Ntvnews.id, Banjarbaru - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat secara hybrid dalam sebuah acara yang dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026. Dalam pidatonya, Kepala Negara menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam realisasi program tersebut.
“Saudara-saudra sekalian saya hari ini sangat bahagia, saya ucapkan terima kasih kepada semua unsu dan semua kementerian, semua lembaga, semua elemen yang telah bekerja mewujudkan suatu langkah, menurut saya ini langkah terobosan, langkah berani,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud keberanian negara dalam mengubah pendekatan pembangunan yang selama ini hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Presiden menilai, pertumbuhan tanpa pemerataan justru berpotensi memperlebar kesenjangan sosial.
Baca Juga: Prabowo Optimistis Target 500 Sekolah Rakyat Tercapai pada 2029
“Yang saya katakan saudara-saudara cara bernegara, lama-lama akan menetes ke bawah. nah ini teori, tapi kenyataannya netesnya kapan sampai ke bawah? jangan-jangan netesnya 300 tahun, kita sudah mati semua,” tegasnya.
Menurut Prabowo, pola pikir tersebut tidak sesuai dengan sejarah dan karakter Indonesia yang merdeka melalui perjuangan panjang. Ia menekankan pentingnya keberanian pemimpin untuk melihat kekurangan dan mengambil langkah korektif.
Prabowo Subianto dalam Peresmian Sekolah Rakyat (Istimewa)
“Kalau kita hanya mengejar pertumbuhan dan tidak melihat pertumbuhan ini benar-benar dirasakan gak oleh rakyat yang paling bawah? disitu tugas pemimpin, kita harus berani melihat kekurangan kita,” katanya.
Presiden kembali mengingatkan bahwa tujuan bernegara sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 adalah memajukan kesejahteraan umum serta melindungi seluruh rakyat dari ancaman kelaparan, kemiskinan, dan penderitaan.
Baca Juga: Prabowo Bakal Resmikan 166 Sekolah Rakyat Rintisan di Kalsel Hari Ini
“Kita bernegara untuk memperbaiki kehidupan seluruh rakyat indonesia, bukan segelintir rakyat. itu tujuan bernegara,” ucapnya.
Peresmian 166 Sekolah Rakyat ini, menurut Prabowo, menjadi bukti bahwa negara hadir secara nyata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memiliki masa depan yang lebih baik melalui pendidikan berkualitas.
Prabowo Subianto dalam Peresmian Sekolah Rakyat (Istimewa)