BPBD Catat, Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas Jadi 58,7 Hektare

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Feb 2026, 17:50
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Petugas BPBD melakukan pemadaman api di kebun kelapa sawit milik masyarakat yang terbakar di kawasan Desa Blang Cot Rubek, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Selasa, 3 Februari 2026 sore luas karhutla di Aceh Barat bertambah menjadi 58,7 hektare dari sebelumnya seluas 57,7 hektare. ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat Petugas BPBD melakukan pemadaman api di kebun kelapa sawit milik masyarakat yang terbakar di kawasan Desa Blang Cot Rubek, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Selasa, 3 Februari 2026 sore luas karhutla di Aceh Barat bertambah menjadi 58,7 hektare dari sebelumnya seluas 57,7 hektare. ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat (Antara)

Ntvnews.id, Meulaboh - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan luas kebakaran lahan di sejumlah wilayah setempat terus bertambah. Hingga Selasa sore, 3 Februari 2026, total lahan yang terbakar tercatat mencapai 58,7 hektare, meningkat dari sebelumnya seluas 57,7 hektare.

“Penanganan terus dilakukan dengan penyekatan dan pemadaman di wilayah yang terdampak,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Teuku Ronald pada Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menjelaskan, bertambahnya luasan kebakaran dipicu oleh munculnya titik api baru di Desa Blang Cot Rubek, Kecamatan Woyla Barat. Di lokasi tersebut, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar satu hektare dan menambah total area terdampak kebakaran di Aceh Barat.

Hingga Selasa sore, 3 Februari 2026, upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas gabungan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk menahan penyebaran api agar tidak semakin meluas dan merusak lahan milik masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Teuku Ronald merinci, kebakaran lahan terjadi di sejumlah kecamatan di Aceh Barat. Di Kecamatan Johan Pahlawan, lahan terbakar meliputi Desa Suak Raya seluas 10,5 hektare, Desa Lapang (Dusun Ujong Beurasok) seluas 9,5 hektare, serta Desa Suak Nie seluas 10 hektare.

Baca Juga: Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas Jadi 2,3 Hektare, BPBD Terjunkan Tim Gabungan

Sementara itu, di Kecamatan Meureubo, kebakaran lahan tercatat terjadi di Desa Alue Peunyareng seluas satu hektare, Desa Ujong Tanoh Darat I seluas 0,5 hektare, Desa Ujong Tanoh Darat II seluas 0,5 hektare, serta Desa Ranto Panyang Timur seluas dua hektare.

Kebakaran lahan juga melanda Kecamatan Bubon, masing-masing di Desa Peulanteu seluas 6,2 hektare dan Desa Blang Luah seluas empat hektare. Selain itu, kebakaran tercatat di Desa Aron Baroh, Kecamatan Woyla, seluas 0,5 hektare, serta Desa Blang Cot Rubek, Kecamatan Woyla Barat, dengan luas terdampak mencapai 1,5 hektare.

Di Kecamatan Kaway XVI, kebakaran lahan terjadi di Desa Meunasah Rambot dengan total area terbakar mencapai 11,5 hektare.

BPBD Kabupaten Aceh Barat juga mencatat, hingga Selasa sore, upaya pemadaman api telah dilakukan pada lahan seluas 41,4 hektare di berbagai lokasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Adapun lahan yang berhasil dipadamkan antara lain di Kecamatan Johan Pahlawan meliputi Desa Suak Raya seluas 9,5 hektare, Desa Lapang (Ujung Beurasok) seluas 8,5 hektare, Desa Suak Nie seluas sembilan hektare, serta Desa Aron Baroh, Kecamatan Woyla, seluas 0,5 hektare.

Baca Juga: Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas Jadi 12,8 Hektare

Di Kecamatan Meureubo, kebakaran lahan yang telah sepenuhnya ditangani berada di Desa Alue Peunyareng seluas satu hektare, Desa Ujong Tanoh Darat lokasi pertama seluas 0,5 hektare, serta lokasi kedua seluas 0,5 hektare.

Selain itu, pemadaman berhasil dilakukan di Desa Blang Luah, Kecamatan Woyla Barat, dengan luas area tertangani mencapai 3,9 hektare, serta di Desa Meunasah Rambot, Kecamatan Kaway XVI, dengan luas lahan yang berhasil dipadamkan mencapai 8,5 hektare.

Teuku Ronald menambahkan, kondisi cuaca menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman. Kencangnya angin di lokasi kebakaran serta keterbatasan sumber air di sekitar area terdampak membuat upaya pemadaman api di setiap titik kebakaran mengalami kendala.

(Sumber: Antara) 

x|close