Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa sejak awal 2026, lebih dari 4,5 juta masyarakat telah mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini difokuskan pada deteksi sekaligus penanganan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, obesitas, serta masalah kesehatan gigi.
Menurut Budi, pelaksanaan CKG kini tidak hanya berhenti pada tahap pemeriksaan, tetapi juga memastikan peserta langsung mendapatkan pengobatan bila ditemukan masalah kesehatan. Ia menilai pendekatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
"Tujuan akhirnya sederhana, jangan sampai masyarakat terlambat berobat. Jalur utama agar masyarakat sehat bukan hanya tahu, tapi benar-benar memastikan kita tidak sedang kurang sehat," kata Budi ketika dikonfirmasi di Jakarta pada Rabu, 11 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pendekatan tahun ini berbeda dibanding pelaksanaan sebelumnya. Jika sebelumnya lebih menitikberatkan pada deteksi dini, kini aspek pengobatan menjadi perhatian utama.
"Yang paling penting sekarang, Cek Kesehatan Gratis itu bukan hanya dicek, tapi juga diobati. Kalau tekanan darahnya normal tidak perlu diobati, tapi kalau tinggi harus diobati. Gula darah juga sama, kalau tinggi harus langsung diobati," kata Budi.
Menkes menambahkan, penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes sering kali dianggap tidak berbahaya karena tidak langsung menimbulkan gejala. Padahal, tanpa penanganan sejak awal, kondisi tersebut bisa berujung pada komplikasi serius.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga mendorong masyarakat untuk melakukan CKG secara rutin, minimal setahun sekali, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko penyakit kronis.
"Cek Kesehatan Gratis itu harus dilakukan setiap tahun sekali. Apalagi kalau sudah punya darah tinggi atau gula, itu wajib rutin," katanya.
Cakupan pelaksanaan CKG pun kini diperluas. Program tersebut tidak hanya tersedia di puskesmas, tetapi juga menyasar sekolah, lingkungan kerja, dan berbagai institusi lainnya.
Di Kota Semarang, perluasan ini menunjukkan hasil signifikan. RSUP dr. Kariadi bersama pemerintah daerah berhasil meraih rekor MURI setelah menyelenggarakan CKG di 53 perusahaan dalam waktu kurang dari lima hari.
"Kalau karyawannya sehat, keuangannya juga sehat. Jangan tunggu sakit baru periksa," katanya.
(Sumber: Antara)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau Cek Kesehatan Gratis di RSUP dr. Kariadi, Semarang. (Antara)