KSAD Tunggu Arahan Mabes TNI Soal Penembakan Pesawat Smart Air

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Feb 2026, 14:58
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjawab pertanyaan pewarta dalam wawancara cegat selepas acara sarasehan bertajuk Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjawab pertanyaan pewarta dalam wawancara cegat selepas acara sarasehan bertajuk (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan pihaknya masih menantikan arahan dari Markas Besar (Mabes) TNI terkait insiden penembakan pesawat Smart Air di Papua yang menewaskan pilot dan kopilot.

"Saya baru mendapatkan laporan saja bahwa ada kejadian pilot itu. Ya nanti kita coba lagi bagaimana petunjuk operasional kan dalam Mabes TNI ini Nanti bagaimana," kata dia, dalam wawancara cegat selepas acara sarasehan bertajuk "Penguatan Basarnas dalam sistem SAR Nasional" di Kantor Basarnas Pusat, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

Saat ditanya kemungkinan adanya pengejaran terhadap terduga pelaku, Maruli menegaskan seluruh keputusan berada di Mabes TNI. Ia menyebut arahan teknis nantinya dapat langsung diteruskan kepada satuan tugas yang bertugas di Papua sebagai lokasi kejadian.

"Ya kita menunggu perintah saja," cetusnya.

Sebelumnya, Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani menyampaikan bahwa pilot Enggo dan kopilot Baskoro meninggal dunia setelah ditembak kelompok kriminal bersenjata usai pesawat Smart Air mendarat di Lapangan Terbang Karowai pada Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 WIT.

Baca Juga: Aparat Gabungan TNI-Polri Evakuasi Jenazah Pilot Smart Air Korban Penembakan di Papua

Pesawat dengan nomor penerbangan PK-SNR tersebut lepas landas dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dan dilaporkan membawa penumpang ketika ditembaki setibanya di Karowai.

Faizal menyebut kondisi 13 penumpang yang berada di dalam pesawat masih belum dapat dipastikan secara rinci karena laporan yang diterima bersifat awal.

Satgas Damai Cartenz dijadwalkan bertolak ke lokasi kejadian pada Kamis, 12 Februari 2026, untuk melakukan pengecekan serta mengevakuasi kedua jenazah kru pesawat. Sementara itu, identitas kelompok yang diduga melakukan penembakan masih dalam proses penyelidikan aparat.

Baca Juga: Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Karowai, Polri Siapkan Tim ke Lokasi

(Sumber: Antara) 

x|close