BP BUMN Targetkan Konsolidasi Galangan Kapal Nasional Rampung Semester I 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Feb 2026, 07:40
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Kepala BP BUMN Dony Oskaria (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menargetkan proses konsolidasi industri galangan kapal nasional di bawah PT PAL Indonesia (Persero) dapat diselesaikan pada semester pertama tahun ini.

Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan konsolidasi galangan kapal dilakukan untuk mengoptimalkan kapasitas industri dalam negeri, khususnya dalam mendukung pengembangan armada kapal tangkap serta penguatan sektor maritim nasional.

"Konsolidasinya saya pastikan selesai dan mungkin semester I sudah selesai untuk konsolidasi di bagian galangan kapal kita," kata Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

Upaya konsolidasi ini merupakan bagian dari langkah restrukturisasi industri perkapalan guna memperkuat kemandirian sektor maritim nasional.

Baca Juga: BP Taskin Usulkan ke Prabowo Integrasi Program Kampung Nelayan hingga Perumahan dalam Ekosistem Pengentasan Kemiskinan

Dony menjelaskan bahwa konsolidasi galangan kapal akan berada di bawah koordinasi PT PAL Indonesia. Restrukturisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat daya saing industri, serta memenuhi kebutuhan pengadaan kapal nasional yang diperkirakan terus meningkat.

Menurutnya, penguatan industri galangan kapal juga selaras dengan strategi pemerintah dalam mengoptimalkan potensi perikanan laut nasional. Dengan kapasitas produksi kapal yang lebih kuat, pemerintah menargetkan pengelolaan sumber daya kelautan dapat dilakukan secara lebih mandiri.

Ia menilai selama ini penguasaan sektor perikanan laut masih melibatkan pihak asing. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas industri domestik dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan ekonomi maritim.

Kepala BP BUMN Dony Oskaria <b>(NTVnews)</b> Kepala BP BUMN Dony Oskaria (NTVnews)

"Dengan kita mengoptimalkan dan melakukan pembaruan terhadap kemampuan negara kita sendiri, dan mengelola hasil laut kita, itu akan banyak sekali manfaat ekonominya ke depan," terang Dony.

Selain memperkuat industri maritim, konsolidasi galangan kapal juga diproyeksikan membuka peluang lapangan kerja baru. Dony menyebut peningkatan pesanan kapal berpotensi menyerap tenaga kerja tambahan.

Ia menambahkan bahwa penguatan industri galangan kapal merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang bertumpu pada sektor-sektor fundamental.

Baca Juga: BPS Targetkan Verifikasi Ulang 106 Ribu Peserta PBI-JKN Penyintas Penyakit Kronis Sebelum Lebaran

Sebelumnya, PT PAL Indonesia disiapkan menjadi induk atau holding khusus galangan kapal BUMN sebagai bagian dari konsolidasi industri maritim nasional.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menyebut kajian pembentukan holding tersebut saat ini tengah dibahas di Danantara.

"Danantara sedang melakukan konsolidasi industri galangan kapal BUMN … PT PAL diperintahkan untuk menjadi induk dari galangan-galangan kapal BUMN. Tetapi bentuknya seperti apa, ini masih dalam proses pembahasan," kata Kaharuddin usai Diskusi Strategis Industri Maritim di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

Ia menjelaskan kajian konsolidasi telah berjalan sejak tahun lalu dan mencakup empat BUMN yang memiliki galangan kapal, yakni PT PAL Indonesia, PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (DPKB), PT Dok & Perkapalan Surabaya (DPS), dan PT Industri Kapal Indonesia (IKI).

x|close