Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, dan menegaskan pentingnya penyajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi hangat.
“Bagaimana caranya ya penyajiannya hangat,” ujar Presiden sebagaimana disaksikan melalui siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Arahan tersebut langsung direspons oleh Kepala SPPG Polri Palmerah yang menyatakan kesiapan untuk memastikan makanan disajikan hangat, "Penyajian hangat, siap," ujar Kepala SPPG Palmerah.
Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: BGN Tegaskan Mitra Dilarang Tolak Relawan Disabilitas di Dapur MBG
Dalam kunjungan itu, Presiden menerima penjelasan mengenai fasilitas SPPG yang dibangun di atas lahan milik Polri seluas 900 meter persegi dengan luas bangunan 400 meter persegi.
SPPG Polri Palmerah dilengkapi berbagai peralatan standar, antara lain sistem filter dan pemurnian air, pemanas air (water heater) untuk mencuci wadah makanan (food tray/ompreng), alat pengering elektrik, UV sterilizer untuk mensterilkan wadah dari virus dan bakteri, serta sistem pengelolaan limbah dapur.
Baca Juga: Prabowo Tinjau SPPG Polri di Polsek Palmerah
Fasilitas tersebut juga telah mengantongi delapan sertifikat, mulai dari aspek higienitas, kompetensi, hingga sertifikasi halal.
Saat meninjau area dapur, Presiden mengenakan alat pelindung diri berupa masker, sarung tangan, dan pelindung sepatu. Kepala SPPG menjelaskan bahwa alur operasional dimulai dari penerimaan bahan, proses pencucian sayur, buah, dan daging, pencucian wadah menggunakan water heater, penyimpanan bahan kering dan basah, hingga tahap pemorsian sebelum distribusi.
Menu yang disiapkan pada hari itu adalah selat solo khas Solo. Sebelum didistribusikan, makanan terlebih dahulu menjalani uji keamanan pangan oleh tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polri.
SPPG Polri memiliki mekanisme tambahan berupa pemeriksaan empat parameter keamanan pangan, yakni kandungan nitrit, formalin, sianida, dan arsenik. Apabila terdeteksi zat berbahaya, makanan tidak akan didistribusikan dan harus diganti.
Presiden dijadwalkan meresmikan SPPG Polri yang berada di area Asrama Polri Polsek Palmerah, serta Gudang Ketahanan Pangan di kawasan tersebut.
Baca Juga: Prabowo: Saya Dibilang Menghambur-hamburkan Uang, Padahal Itu Hasil Efisiensi
(Sumber: Antara)
Presiden Prabowo Subianto (tiga kanan) saat meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026. ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden (Antara)