A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Kowani Usul Peringatan Hari Ibu Jadi Hari Perempuan Indonesia - Ntvnews.id

Kowani Usul Peringatan Hari Ibu Jadi Hari Perempuan Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Feb 2026, 22:41
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ketum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto bersama Ketum Perwira Elza Syarief. Ketum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto bersama Ketum Perwira Elza Syarief.

Ntvnews.id, Jakarta - Kongres Wanita Indonesia (Kowani) mengusulkan pemerintah untuk melakukan perubahan nama peringatan Hari Ibu menjadi Hari Perempuan Indonesia, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa kaum hawa dalam kemajuan bangsa.

Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjanto, memastikan peringatan Hari Perempuan Indonesia akan mengakselerasi semangat perempuan Nusantara, sebagai motor pembangunan, khususnya dalam proses asah asih dan asuh anak-anak, generasi penerus masa depan bangsa.

“Supaya perempuan Indonesia makin semangat. Kalau Hari Ibu, merasa hanya ibu saja yang mendapatkan bunga. Tapi perempuan-perempuan hebat yang lain akan bilang 'saya kan belum jadi ibu',” kata Nannie dalam sambutannya pada peringatan HUT ke-10 Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) di Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026. 

“Mudah-mudahan nanti bisa di-acc sama Presiden, kita berjuang bersama untuk menyampaikan Hari Ibu bukan Mother's Day Tapi Hari Perempuan,” imbuh Nannie.

Lebih lanjut, istri Panglima TNI, Menteri ATR/Kepala BPN dan Menko Polhukam di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), Hadi Tjahjanto, ini mengatakan, perempuan yang berani adalah yang membuka jalan bagi generasi emas Indonesia berikutnya, untuk bermimpi lebih besar dan melangkah lebih jauh.

Selain itu, Kowani meyakini bahwa kolaborasi antar organisasi perempuan adalah kunci untuk mempercepat terwujudnya cita-cita bangsa.

“Kita harus memperkuat jejaring, meningkatkan kapasitas, mendorong literasi digital, serta membangun ekosistem usaha yang inklusif dan berkesinambungan,” tuturnya.

Sementara, Dewan Pengawas DPP Perwira, Anak Agung Putri Puspawati, menyebut peningkatan kualitas perempuan Indonesia akan berdampak langsung pada ketahanan keluarga dan daya saing bangsa.

Putri menilai perempuan yang berdaya secara ekonomi dan politik apalagi didukung oleh pemerintah, diyakini mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah dan organisasi perempuan diharapkan semakin intens, agar agenda perlindungan perempuan, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak dapat berjalan terintegrasi.

“Seperti bazar Kowani hari ini, tidak mungkin dapat terlaksana jika tanpa dukungan Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah yang diwakili oleh Ibu Christina Agustin selaku Asisten Deputi Ekosistem Bisinis Wirausaha Kementerian UMKM dan Pemprov DK Jakarta di mana Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan UKM DKI Jakarta, Ibu Elisabeth Ratu Rante Allo, datang langsung ke tempat kami,” kata Putri.

Menyampaikan pesan Ketua Umum DPP Perwira, Elza Syarief, Putri mengatakan bahwa visi perlindungan perempuan tersebut, juga mencakup pemberdayaan di sektor politik, sosial dan budaya, serta ketenagakerjaan.

Putri mengatakan, Perwira dan Kowani juga mendorong optimalisasi program pemberdayaan perempuan berbasis komunitas hingga ke tingkat desa. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menjangkau perempuan di wilayah terpencil, sekaligus memperkuat literasi hukum agar korban kekerasan berani melapor dan mendapatkan perlindungan.

“Upaya ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Indonesia yang adil, setara, dan berkeadaban, di mana perempuan memperoleh ruang aman untuk tumbuh, berkarya, dan memimpin,” pungkas Putri.

x|close