Kemenperin Buka Suara soal Isu PHK di Pabrik Mie Sedaap Gresik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 17:45
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif. Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan klarifikasi atas kabar yang beredar mengenai dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) di pabrik Mie Sedaap, Gresik, Jawa Timur. Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada PHK terhadap karyawan tetap, melainkan pengurangan tenaga kerja outsourcing seiring berakhirnya periode peningkatan produksi musiman.

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta keterangan langsung dari perusahaan terkait untuk memastikan duduk persoalan yang sebenarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah tenaga kerja sebelumnya dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan. Pada periode tersebut, perusahaan memang menambah kapasitas produksi.

“Mereka meningkatkan produksinya menjelang hari besar keagamaan dan untuk peningkatan produksi itu mereka merekrut sejumlah tenaga kerja outsourcing, bukan tenaga kerja permanen, dan produksi itu sebagaimana dengan produksi industri makanan minuman yang menghadapi demand seasonal,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Menurut Febri, pola semacam ini lazim terjadi di industri padat karya, termasuk sektor makanan dan minuman serta tembakau. Ia mencontohkan, pada industri tembakau penyerapan tenaga kerja meningkat saat musim panen dan produksi tinggi.

Setelah periode produksi selesai, tenaga kerja tambahan yang bersifat sementara akan berakhir sesuai masa kontraknya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa biasanya dua bulan sebelum hari raya keagamaan, industri sudah mulai meningkatkan produksi untuk mengantisipasi kenaikan permintaan. Puncak produksi umumnya terjadi sekitar satu bulan sebelum perayaan, kemudian kembali normal setelahnya.

Baca Juga: Mie Sedaap Bantah Isu PHK, Sebut Operasional dan Ketenagakerjaan Berjalan Normal

Isu PHK Viral di Media Sosial

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial yang menyebut sekitar 400 pekerja di perusahaan produsen Mie Sedaap dirumahkan menjelang bulan Ramadhan. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa ratusan pekerja menerima informasi PHK melalui pesan WhatsApp, meskipun kontrak kerja mereka dikabarkan masih berlangsung.

Menanggapi isu tersebut, PT Karunia Alam Segar (PT KAS) selaku produsen Mie Sedaap memastikan operasional pabrik tetap berjalan normal dan tidak melakukan PHK terhadap karyawan tetap di fasilitas Gresik.

Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar, Peter Sindaru, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026, menyampaikan bahwa kegiatan produksi berjalan sesuai rencana dan mengikuti dinamika permintaan pasar yang menjadi karakter industri manufaktur padat karya.

Perusahaan juga menekankan pentingnya peran karyawan dalam operasional bisnisnya.

“PT KAS tetap berjalan normal secara operasional dan ketenagakerjaan, tidak ada PHK maupun karyawan yang dirumahkan,” ujar dia.

PT KAS menegaskan bahwa sumber daya manusia merupakan aset utama perusahaan, sehingga komitmen terhadap praktik ketenagakerjaan yang sesuai regulasi tetap dijalankan.

(Sumber: Antara)

x|close