Viral Anggaran Meja Biliar DPRD Sumsel Rp 486,9 Juta, Ketua DPRD: Masih Tahap Perencanaan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 09:04
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Kantor DPRD Sumsel Kantor DPRD Sumsel (Google Maps)

Ntvnews.id, Jakarta - Rencana pengadaan dua unit meja biliar untuk fasilitas rumah dinas pimpinan DPRD Sumatera Selatan mendadak menjadi sorotan publik setelah informasinya ramai beredar di media sosial.

Data yang tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 486,9 juta.

Ketua DPRD Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, menegaskan bahwa rencana tersebut belum sampai pada tahap pembelian. Ia menyatakan telah meminta penjelasan kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) terkait rincian pengadaan yang kini ramai diperbincangkan.

Baca Juga: Mau Bubarin Tawuran, Kapolsek di Kendal Malah Dikeroyok Pemuda

"Tadi saya sudah menghubungi Sekwan untuk mengklarifikasi terkait pengadaan barang tersebut. Namun, untuk diketahui bersama semua itu masih tahap perencanaan, belum ada pembelian," kata Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, Minggu (8/3/2026).

Berdasarkan data dalam SIRUP LKPP, anggaran pengadaan meja biliar untuk rumah dinas Ketua DPRD Sumsel diperkirakan mencapai Rp 151 juta. Sementara itu, untuk rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel, Ilyas Panji Alam, dialokasikan anggaran sebesar Rp 335,9 juta. Jika dijumlahkan, total rencana belanja tersebut mencapai Rp 486,9 juta.

Besarnya nilai anggaran itu memicu perbincangan luas di ruang publik. Andie menegaskan bahwa penggunaan anggaran daerah harus mempertimbangkan skala prioritas serta manfaat bagi masyarakat. Karena itu, ia menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap rencana pengadaan fasilitas olahraga tersebut.

Baca Juga: Profil Mojtaba Khamenei, Putra Ayatollah Khamenei yang Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

"Jika dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat yang signifikan, maka pengadaan tersebut dapat ditinjau ulang bahkan dibatalkan, terima kasih," ujar Andi.

Isu ini semakin ramai setelah tangkapan layar data pengadaan diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah. Unggahan tersebut memicu berbagai reaksi dari warganet yang mempertanyakan urgensi penyediaan fasilitas biliar bagi pimpinan dewan, terutama di tengah berbagai kebutuhan publik yang dinilai lebih mendesak.

Saat ini, Sekretariat DPRD Sumatera Selatan masih meninjau kembali rencana pengadaan yang tercantum dalam daftar perencanaan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk menentukan apakah anggaran itu akan tetap dilanjutkan hingga tahap realisasi atau justru dihapus dari anggaran tahun berjalan.

x|close