Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan 218 jembatan di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra, meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Infrastruktur tersebut dibangun untuk memudahkan aktivitas masyarakat setelah terjadinya bencana banjir bandang di sejumlah daerah.
Proyek pembangunan ini dilaksanakan oleh Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang dibentuk oleh Presiden Prabowo. Satuan tugas tersebut dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak.
"Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi sudah bekerja keras dan khususnya satgas jembatan hari ini meresmikan 218 jembatan," kata Prabowo dalam konferensi pers secara daring, Senin, 9 Maret 2026.
Baca Juga: Pramono Soal Permen Pembatasan Medsos Anak 16 Tahun: Saya Support
Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras semua pihak, baik atas nama pemerintah maupun secara pribadi. Ia menjelaskan bahwa pembentukan satgas serta penunjukan KSAD sebagai pimpinan dilakukan untuk mempercepat pembangunan jembatan, baik yang berukuran besar maupun kecil.
Menurut Prabowo, seluruh pembangunan 218 jembatan tersebut dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 2,5 bulan. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan prestasi luar biasa yang mencerminkan dedikasi tinggi dari para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta petugas lainnya.
"Ini bukti sekali lagi bahwa pemerintah pusat, Pemerintah Republik Indonesia hadir di tingkat yang terkecil sekalipun di desa, dusun, dukuh. Pemerintah Republik Indonesia tidak akan membiarkan rakyatnya dalam penderitaan dan kesulitan," ungkap Prabowo.
Prabowo Subianto Resmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco (Istimewa)