Ntvnews.id, Jakarta - Kapal perang terbaru milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, resmi tiba dan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis pagi, 26 Maret 2026, setelah menempuh pelayaran panjang dari pangkalan angkatan laut di La Spezia, Italia.
Setibanya di Dermaga 107, Komandan KRI Prabu Siliwangi-321, Kurniawan Koes Atmaja, langsung melaporkan kedatangan kapal kepada Panglima TNI Agus Subiyanto.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Muhammad Ali, menyebut pelayaran kapal tersebut memakan waktu selama 44 hari sejak keberangkatan dari Italia hingga tiba di Indonesia.
"Pagi hari ini, kita baru saja menerima kedatangan KRI Prabu Siliwangi-321 yang berangkat dari La Spezia, Italia, menuju tanah air dalam waktu 44 hari," kata Muhammad Ali dalam konferensi pers.
Ia menjelaskan bahwa perjalanan kapal cukup panjang karena melintasi Samudra Atlantik hingga Samudra Hindia sebelum akhirnya mencapai Lampung pada Senin, 23 Maret 2026 dan kemudian melanjutkan pelayaran ke Jakarta.
Baca Juga: Prajurit TNI AL Diduga Tewas di Tangan Senior saat Orientasi, 7 Orang Jadi Tersangka
Menurut Ali, KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan kapal kedua dalam kelas yang sama dengan KRI Brawijaya-321, yang juga diproduksi oleh Fincantieri. Kapal tersebut memiliki spesifikasi, sistem, dan kemampuan tempur yang serupa.
"Kapal ini adalah kapal kedua dari kelas Brawijaya dari Fincantieri, Italia. Kondisi atau status dari kapal ini hampir sama dengan Brawijaya karena satu kelas, satu tipe. Peralatan dan kemampuannya pun sama," jelas Ali.
Kapal ini nantinya akan ditempatkan di Koarmada II yang bermarkas di Surabaya, Jawa Timur, guna memperkuat armada laut Indonesia.
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Tunggul, menjelaskan bahwa kapal tersebut mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia pada 11 Februari 2026. Dalam perjalanannya, kapal sempat singgah di sejumlah negara, seperti Maroko dan Nigeria, untuk melaksanakan kunjungan pelabuhan dan kunjungan kehormatan.
"Hal ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan laut yang modern sekaligus memperkuat persahabatan dengan negara sahabat," ucap Tunggul, sebagaimana siaran persnya.
Baca Juga: KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Indonesia, Perkuat Armada TNI AL
KRI Prabu Siliwangi-321 memiliki panjang sekitar 143 meter dan lebar 16,5 meter, serta telah melalui berbagai uji kesiapan tempur sebelum tiba di Indonesia. Kapal ini dilengkapi dengan berbagai sistem persenjataan canggih, seperti meriam utama OTO Melara 127 mm, meriam 76 mm Strales, peluncur rudal vertikal, rudal antikapal Teseo Mk-2E, torpedo antikapal selam, hingga sistem senjata otomatis jarak dekat.
TNI AL menilai kehadiran kapal perang ini menjadi bagian penting dalam upaya modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) sekaligus memperkuat pertahanan maritim nasional.
"Hal ini mencerminkan kesiapan Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan berbasis teknologi tinggi, sekaligus menjawab tantangan keamanan maritim pada masa depan," imbuhnya.
(Sumber: Antara)
KRI Prabu Siliwangi-321 bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (26/3/2026). ANTARA/Fath Putra Mulya (Antara)