Pramono: Zebra Cross Itu Kan Juga Ada Aturan Mainnya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Mar 2026, 16:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Aksi warga yang membuat zebra cross secara swadaya dengan desain unik karakter Pac-Man di kawasan Jalan Prof. Dr. Soepomo menuai perhatian. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun memberikan respons terkait hal tersebut.

Ia mengapresiasi inisiatif masyarakat yang berusaha menghadirkan fasilitas penyeberangan jalan di lokasi yang sebelumnya tidak memiliki zebra cross. 

"Yang untuk zebra cross kreativitas warga saya mengucapkan terima kasih," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.

Meski mengapresiasi, Pramono menyampaikan bahwa pembuatan zebra cross tidak bisa dilakukan sembarangan. Terdapat aturan yang mengatur standar keselamatan, baik secara nasional maupun internasional.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan penyesuaian agar zebra cross yang ada tetap memenuhi standar yang berlaku.

Baca Juga: Belajar dari Pengalaman, Begini Taktik Pramono Supaya Tanjung Priok Tak Macet

Pramono Anung <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Baca Juga: Pramono Sebut Program Mudik ke Jakarta Catat Transaksi Rp20 Miliar

"Hanya memang zebra cross itu kan juga ada aturan mainnya. menurut saya ini kan kreativitas yang positif, sehingga dengan demikian yang sekarang terjadi di lapangan kami sempurnakan lagi, kami kembalikan kepada aturan yang memang sudah diatur untuk zebra cross," tambahnya.

Terkait laporan bahwa kawasan tersebut sempat tidak memiliki zebra cross selama sekitar satu tahun, Pramono menyampaikan permohonan maaf.

"Kami minta maaf untuk itu. Dan makanya saya bilang kreativitas warga saya ucapkan terima kasih dan respek," ujarnya.

Lebih lanjut, Pramono Anung menyebut bahwa Pemprov DKI Jakarta tengah mengevaluasi sistem pengaduan masyarakat melalui aplikasi JAKI.

Dalam rapat yang telah digelar hari ini, ditemukan adanya sejumlah laporan yang berulang namun belum ditindaklanjuti secara optimal. Hal ini akan menjadi fokus perbaikan ke depan.

"Tadi kebetulan kami rapat tentang Jaki. Jadi di rapat Jaki itu memang ada beberapa laporan yang sudah berulang kali belum ditindaklanjuti maka kami akan sempurnakan untuk itu. Tadi rapat khusus tentang Jaki," tutup Pramono Anung.

x|close