Serangan Drone Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 5 Tewas dan 19 Luka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2026, 04:11
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Gambar bendera Rusia dan Ukraina di tembok batu bata dengan bayangan tentara. Gambar bendera Rusia dan Ukraina di tembok batu bata dengan bayangan tentara. (Antara)

Ntvnews.id, Kyiv - Sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal dunia dan 19 lainnya mengalami luka-luka setelah serangan drone Rusia menghantam sebuah pasar di kota garis depan Nikopol, Ukraina, pada Sabtu pagi, 4 April 2026.

Kantor Kejaksaan Agung Ukraina menyatakan bahwa korban jiwa dan luka-luka terjadi akibat serangan tersebut.

Gubernur wilayah, Oleksandr Hanja, mengungkapkan bahwa tiga perempuan dan dua laki-laki termasuk di antara korban tewas. Ia juga menyebut seorang anak perempuan berusia 14 tahun menjadi bagian dari korban luka dan kini berada dalam kondisi kritis.

“Ini adalah kejahatan perang lain yang dilakukan oleh Federasi Rusia,” ujar pernyataan Kantor Kejaksaan melalui Telegram yang dikutip dari Times of India, Minggu, 5 April 2026.

Baca Juga: Menlu: Negara Berduka, Tiga Kusuma Bangsa Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Kota Nikopol yang berada dekat wilayah yang diduduki Rusia di seberang Sungai Dnipro diketahui kerap menjadi target serangan.

Sejak invasi pada 2022, Rusia secara rutin melancarkan serangan ke berbagai wilayah Ukraina, yang sebagian besar terjadi pada malam hari. Namun dalam beberapa pekan terakhir, intensitas serangan pada siang hari dilaporkan meningkat.

Di wilayah lain Ukraina, serangan udara Rusia pada malam hari juga menyebabkan 14 orang terluka.

Sementara itu, serangan udara di wilayah Rusia dilaporkan menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya.

x|close