Ntvnews.id, Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden Indonesia Prabowo Subianto untuk menghadiri sejumlah agenda penting di Rusia sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral kedua negara.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa undangan tersebut disampaikan langsung dalam pertemuan di Istana Kremlin, Moskow, Senin, 13 April 2026.
“Presiden Putin juga menyampaikan undangan bagi Presiden Prabowo untuk menghadiri acara di Kazan yang akan diselenggarakan pada bulan Mei dan juga pameran industri besar yang akan dilaksanakan pada bulan Juli,” ujar Sugiono.
Menurut Sugiono, undangan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan strategis antara Indonesia dan Rusia, khususnya dalam bidang ekonomi dan industri.
Baca Juga: Dirut BULOG Sidak Pasar-pasar di Jakarta, Pastikan Ketersediaan Minyakita dalam Kondisi Aman
“Hal ini dalam rangka memperkuat hubungan kedua negara yang diharapkan bisa menjadi semakin intensif dan membawa kebaikan bagi kedua belah pihak,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Rusia merupakan mitra strategis penting bagi Indonesia, baik dalam perdagangan maupun kerja sama ekonomi yang lebih luas.
“Rusia merupakan salah satu partner strategis bagi Indonesia dan juga partner dagang yang sangat penting bagi perdagangan dan ekonomi Indonesia,” jelasnya.
Menteri Luar Negeri Sugiono (Istimewa)
Selain undangan tersebut, kedua pemimpin juga membahas berbagai isu strategis, termasuk kerja sama ekonomi, energi, serta perkembangan geopolitik global.
“Secara politis kedua negara sepakat untuk terus melakukan upaya-upaya dalam rangka memperkuat struktur multilateral dan mencapai perdamaian,” ujar Sugiono.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan menjadi momentum penting untuk memperdalam hubungan bilateral Indonesia–Rusia ke depan.
Menteri Luar Negeri Sugiono (Istimewa)