Kronologi dan Modus yang Dilakukan Ustaz SAM Saat Lecehkan 5 Santri

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 20:00
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Konferensi pers kuasa hukum korban terkait kasus lima santri laki-laki yang diduga dilecehkan Ustaz bernama Syekh Ahmad Al Misry atau SAM, Jakarta, Kamis (16/4/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri. Konferensi pers kuasa hukum korban terkait kasus lima santri laki-laki yang diduga dilecehkan Ustaz bernama Syekh Ahmad Al Misry atau SAM, Jakarta, Kamis (16/4/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oleh salah satu juri hafiz quran, turut menyeret nama Syekh Ahmad Al Misry alias SAM terhadap 5 orang santrinya. 

Dugaan pelecehan tersebut diduga dilakukan oleh ustaz SAM terjadi sejak tahun 2017 lalu, dan baru terungkap di tahun 2021 lalu. Menurut pengakuan Ustaz Abi Makki jika pelaku sebenarnya sudah disidang oleh para guru dan menyampaikan permintaan maaf. 

"Dia minta maaf dan tidak mengulangi. Setelah itu tidak ada lagi kelanjutannya," tutur ustaz Abi Makki ke awak media, Kamis, 16 April 2026.

Sayangnya tindakan pelecehan itu diduga terulang kembali, hal itu terbukti dari salah satu wawancara OKI Setiana Dewi dengan salah satu korban yakni santri dari SAM.

"Ustazah Oki itu langsung sampaikan ke kami, simpel jawabannya, 'ternyata dia belum sembuh'," jelasnya.

Dalam tindak dugaan pelecehan itu, SAM mengundang sejumlah santri ke pesantren dan mengiming-imingi untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri.

"Disampaikan bahwa, mau enggak belajar ke ke Mesir? Ya namanya santri, harapannya pengin lah belajar di Timur Tengah. Ataupun kalau dengan hafiz Quran bersanad, sanad itu ke Rasulullah. Kan ada suatu kebanggaan," ungkap ustaz Abi Makki.

Tapi setelah kejadian itu, sejumlah santri shock karena tindakan yang dilakukan Syekh Ahmad Al Misry. 

"Ketika terjadi seperti itu, kaget. Kenapa ini kok seorang panutan melakukan hal ini?," imbuhnya.

Lebih lanjut SAM juga membawa cerita soal kisah nabi, kepada para santri saat akan melancarkan aksinya.

"kata Syekh Ahmad Al Misry ke korban)'Rasulullah saja melakukan hal ini dengan Ali bin Abi Thalib," katanya.

Hal yang paling menggores luka bagi para santri tak lain adalah dengan mengajak mereka mengajak menonton tayangan tak senonoh, dan kembali mengaitkan dengan kaidah Islam.

"Ada beberapa korban yang diajak menyaksikan tayangan yang tidak baik. Setelah itu, 'Kok nonton ini?' Jawabannya, 'Kalau Imam Syafi'i ada, dia juga pasti nonton ini gitu.' Ini ngeri sekali, ini sama sekali tidak diterima. Seperti itu, ngeri sekali," 

Terkait dugaan pelecehan yang dilakukan oleh SAM kepada kelima santrinya diantaranya ada yang dilakukan di tempat ibadah.

"Yang paling mengerikan itu di tempat ibadah itu," pungkasnya.

Sebagai informasi, SAM sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri sejak November 2025 lalu terkait dugaan pelecehan sejenis dan kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan sejak Januari 2026. Namun hingga saat ini, belum ada penetapan SAM sebagai tersangka hingga diduga melarikan diri ke Mesir.

x|close