A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Pemerintah Targetkan 30 Ribu KDKMP Beroperasi pada 2026 - Ntvnews.id

Pemerintah Targetkan 30 Ribu KDKMP Beroperasi pada 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 08:55
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (kanan) dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tengah) di Jakarta, Senin (20/4/2026). ANTARA/HO-Kemendes PDT Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (kanan) dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tengah) di Jakarta, Senin (20/4/2026). ANTARA/HO-Kemendes PDT (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal mengungkap adanya aspirasi dari tingkat desa agar kepala desa serta pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus dilibatkan, sehingga program nasional tersebut dapat dilanjutkan secara mandiri di daerah.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyampaikan bahwa keterlibatan tersebut penting agar setelah masa pengelolaan awal selesai, koperasi tetap berjalan optimal di tangan masyarakat desa.

"Sehingga, nanti ketika KDKMP sudah berjalan dua tahun dan dilepas oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, desa dan pengurus koperasi desa sudah siap untuk meneruskan berjalannya KDKMP," kata Yandri Susanto di Jakarta, Senin 20 April 2026.

Baca Juga: Zulhas: Agrinas Bina Kopdes Merah Putih Selama Dua Tahun

Ia pun mengusulkan agar dalam waktu dekat dilakukan sosialisasi secara virtual kepada para pengurus yang telah siap beroperasi.

Hal ini bertujuan agar kepala desa dan pengurus koperasi memahami jadwal operasional, alur distribusi barang ke desa, hingga sistem manajemen KDKMP.

Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi sosialisasi tersebut agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang selaras.

"Karena keberhasilan kopdes ini tentu ya ruh perjuangannya mesti terasa juga di tingkat desa, mau warganya, kepala desanya, BPD-nya, pengurus kopdesnya. Kalau mereka tidak merasa memiliki saya kira sulit akan ini tercapai," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat guna mempercepat operasionalisasi KDKMP di seluruh Indonesia.

Ia menyebutkan saat ini terdapat 35.408 titik lahan siap bangun, 25.625 titik dalam tahap pembangunan, serta 5.714 titik KDKMP yang telah selesai dibangun.

“Ini (KDKMP) program unggulan, program yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Ini memang harus kita tuntaskan tahun ini, agar dampaknya kopdes bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Mendes Yandri Dorong Sinergi BUMDes dan KDKMP Perkuat Ekonomi Desa

Zulhas menargetkan pada periode Juni hingga Juli 2026, sebanyak 30.000 unit KDKMP sudah mulai beroperasi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas pada 2027.

Ia menambahkan, ke depan KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai offtaker, tetapi juga berperan sebagai pemasok bahan baku untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pangkalan LPG, agen pupuk, serta pusat distribusi bantuan sosial.

Dengan berbagai fungsi tersebut, pemerintah berharap KDKMP dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi di desa-desa di seluruh Indonesia.

(Sumber: Antara)

x|close