Terungkap Lagi Kecurangan UTBK 2026, Modus Joki dengan Dokumen Palsu di 2 Kampus Surabaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 11:16
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
UTBK 2025 UTBK 2025 (HO-Humas UPNVJ)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 kembali tercoreng oleh praktik kecurangan. Sejumlah temuan terbaru mengungkap adanya upaya perjokian yang terjadi di dua kampus besar di Jawa Timur, yakni Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Airlangga (Unair).

Kasus di Unesa menjadi sorotan setelah panitia berhasil mengamankan seorang joki pada sesi pertama ujian. Kecurigaan awal muncul dari pengawas yang menilai ada kejanggalan pada dokumen peserta, terutama pada program studi dengan tingkat persaingan tinggi. Pemeriksaan lebih lanjut membuktikan bahwa pelaku menggunakan dokumen yang telah dimanipulasi dengan tingkat pemalsuan yang cukup canggih.

Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, menjelaskan bahwa indikasi kecurangan terlihat dari ketidaksesuaian antara identitas dan dokumen yang dibawa.

"Hasil verifikasi menunjukkan terdapat kesamaan nama antara ijazah asli dan dokumen yang digunakan peserta. Namun, ditemukan perbedaan mencolok pada foto. Ini mengindikasikan ijazah yang digunakan bukanlah ijazah asli," ujar Martadi.

Baca Juga: Hari Pertama UTBK 2026, 4 Modus Kecurangan Terkuak, dari Joki hingga Alat Tersembunyi

Untuk memastikan dugaan tersebut, tim penyelenggara langsung melakukan verifikasi silang dengan pihak sekolah asal peserta. Setelah memperoleh salinan ijazah asli sebagai pembanding, terungkap bahwa individu yang mengikuti ujian bukanlah pemilik sah dokumen tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa praktik perjokian masih berlangsung dengan modus yang semakin kompleks.

Sementara itu, di Unair, pola kecurangan menunjukkan karakter berbeda. Panitia telah lebih dulu menerima daftar peserta yang dicurigai sebagai joki dari pusat SNPMB. Berdasarkan data tersebut, sejumlah nama teridentifikasi memilih lokasi ujian di kampus tersebut.

Koordinator Pelaksana Pusat UTBK SNBT Unair, I Made Narsa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan ketat terhadap peserta yang masuk dalam daftar tersebut.

"Termasuk Unair juga mendapat daftar nama yang dicurigai," kata Made kepada wartawan di Kampus C, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga: Peserta UTBK Undip Kepergok Curang Pakai Alat Bantu di Telinga, Sempat Diamankan Polisi

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu terduga pelaku bukanlah pemain baru dalam praktik ini. Individu tersebut diketahui pernah mengikuti UTBK pada tahun sebelumnya dan kembali mendaftar di tahun 2026 dengan identitas berbeda, meski menggunakan foto yang sama. Pola ini menguatkan dugaan adanya praktik perjokian yang terorganisir.

Namun, saat hari pelaksanaan ujian, peserta yang telah diantisipasi kehadirannya justru tidak muncul di lokasi. Absennya yang bersangkutan diduga sebagai bentuk upaya menghindari pemeriksaan ketat yang telah disiapkan panitia.

Rangkaian temuan di dua kampus ini memperlihatkan bahwa praktik kecurangan dalam UTBK masih terus berulang dengan berbagai modus, mulai dari pemalsuan dokumen hingga penggunaan identitas ganda.

x|close