Ntvnews.id
Al-Rabiah menyampaikan bahwa persiapan yang dilakukan lebih awal turut meningkatkan kesiapan fasilitas serta efisiensi operasional melalui koordinasi lintas pihak terkait.
Baca Juga: Menhaj Tegaskan WNI Tanpa Visa Haji Tak Bisa Beribadah di Tanah Suci
Ia juga mengungkapkan bahwa tahun ini pemerintah Arab Saudi memperkenalkan sistem elektronik baru yang berfungsi untuk memantau pergerakan jamaah sekaligus mengatur arus keluar-masuk kawasan Mina.
Selain itu, berbagai rambu telah dipasang di titik masuk dan keluar, yang memuat informasi waktu serta petunjuk penting lainnya bagi jamaah.
Baca Juga: Dasco Lepas Jemaah Haji Kloter Pertama: Mudah-mudahan Selamat dan Mabrur
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat mempermudah pengelolaan kerumunan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan selama pelaksanaan ibadah haji.
Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dalam memastikan kesiapan layanan bagi jamaah, sekaligus mendukung implementasi Saudi Vision 2030 serta Program Pengalaman Haji.
(Sumber: Antara)
Arsip - Petugas berjalan di kompleks tenda jamaah calon haji Indonesia jelang pelaksanaan wukuf di Arafah, Makkah, Arab Saudi (26/5/2025). (ANTARA FOTO/Andika Wahyu/Spt) (Antara)