Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026.
Adapun rupiah menguat 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp17.860 per dolar AS, dibandingkan posisi pada perdagangan sebelumnya.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah masih berpotensi mengalami pelemahan terhadap dolar AS di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia.
"Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Rabu 19 Agustus 2026.
Baca juga: Rupiah Selasa Menguat ke Level Rp17.798 per Dolar AS
Baca juga: Rupiah Diprediksi Melemah Dekati Rp17.900 Pekan Depan
Kendati demikian, Lukman menilai potensi pelemahan rupiah kemungkinan masih terbatas.
Menurutnya pasar saat ini cenderung bersikap wait and see menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu ini.
"Perlemahan mungkin akan terbatas dengan investor cenderung wait and see menantikan RDG BI sore ini," lanjutnya.
Pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diprediksi berada dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS.
Mata uang Rupiah dan Dolar AS/ist