Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait nilai tukar rupiah semakin mendekati level Rp18.000 per dolar AS.
Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Jumat, 25 September 2026 melemah 17 poin atau 0,09 persen ke level Rp17.933 per dolar AS.
Airlangga mengatakan pemerintah terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah. Menurutnya, fluktuasi nilai tukar merupakan hal yang biasa terjadi di pasar keuangan.
"Ya kita lihat, kita monitor. Kan fluktuasi itu sesuatu yang biasa, ya," ucap Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat 25 September 2026.
Baca juga: Jelang Akhir Pekan, Rupiah Melemah Dekat Rp18 Ribu per Dolar AS
Sementara itu, Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut pada perdagangan hari ini.
Menurutnya, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh penguatan indeks dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Ia menyebut kondisi itu terjadi seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Oktober 2026.
"Rupiah diperkirakan masih melemah terhadap dolar AS, dengan indeks dolar dan imbal hail obligasi AS yg terus menanjak oleh meningkatnya prospek kenaikan suku bunga oleh the Fed di bulan Oktober, menyusul pidato hawkish beberapa pejabat the Fed semalam," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Jumat 25 September 2026.
Di sisi lain, Lukman menilai terdapat sejumlah faktor yang dapat menahan pelemahan rupiah agar tidak semakin dalam.
Baca juga: Airlangga Dorong Simpanan di Koperasi Ikut Mendapat Jaminan LPS
Ia menyebut salah satunya adalah munculnya harapan terhadap tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran.
Selain itu, penurunan harga minyak mentah dunia pada perdagangan pagi juga dinilai dapat memberikan ruang bagi rupiah untuk bertahan.
"Harapan kesepaktan AS-Iran dan harga minyak mentah dunia yang turun di pagi ini bisa menahan perlemahan yang lebih besar," lanjutnya.
Nilai tukar rupiah pada hari ini diperkirakan akan bergerak dalam rentang Rp17.850 hingga Rp18.000 per dolar AS.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait nilai tukar rupiah semakin mendekati level Rp18.000 per dolar AS. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)