Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani bersama jajaran menteri dan pimpinan lembaga sektor ekonomi menggelar diskusi dengan Presiden Prabowo Subianto setelah acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo mengarahkan agar pemerintah lebih aktif melakukan sosialisasi atau roadshow kepada para pemangku kepentingan di tingkat global. Langkah ini dinilai penting untuk menyampaikan berbagai kebijakan dan program positif yang tengah dijalankan pemerintah Indonesia.
“Tadi dilanjutkan kami berdiskusi dengan Bapak Presiden. Jadi, memang kalau kita lihat banyak sekali sebetulnya kebijakan maupun policy-nya dari yang kita lakukan itu yang sangat-sangat positif. Tapi memang kita perlu reach out, kita perlu melakukan sosialisasi ini tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri,” ungkap Rosan dalam Konferensi Pers di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa sasaran sosialisasi tersebut mencakup berbagai pihak di tingkat global, termasuk lembaga pemeringkat internasional yang belakangan menaruh perhatian terhadap kondisi perekonomian Indonesia.
“Tentunya, kepada pihak-pihak luar termasuk juga kepada rating agency dan yang lain-lain. Oleh sebab itu, tadi Bapak Presiden juga sudah menyampaikan untuk kami lebih aktif me reach out kepada mereka,” ujar Rosan.
Baca Juga: Purbaya: Baru Jadi Menteri, BEM UI Sudah Suruh Turun, Jangan Ajak Debat Saya Pasti Kalian Kalah
Menurut Rosan, pemerintah akan membentuk tim lintas lembaga yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Bursa Efek Indonesia (BEI). Tim tersebut akan secara berkala melakukan roadshow ke berbagai pemangku kepentingan internasional.
“Nanti akan dibentuk juga tim, bersama dengan Pak Menko, OJK, Bursa (BEI), Kementerian Keuangan, untuk kita mengadakan juga roadshow secara regular kepada bukan hanya rating agency, tetapi juga kepada pemangku kepentingan lainnya yang di luar Indonesia,” ujar Rosan.
Ia menambahkan, kegiatan roadshow ini bertujuan untuk menyampaikan bahwa Indonesia terus melakukan reformasi dari sisi kebijakan, regulasi, dan berbagai aspek lainnya guna memperkuat iklim investasi nasional.
Baca Juga: Rosan Ungkap Arahan Prabowo untuk Roadshow Global Sosialisasi Kebijakan Pemerintah
“Sehingga, ini juga untuk mengabarkan bahwa kita ini tetap melakukan reformasi di dalam kebijakan, policy, regulasi, untuk dalam rangka, tadi sempat disampaikan oleh Pak Menteri Keuangan, untuk meningkatkan investment climate di Indonesia,” ujar Rosan.
Rosan menilai, masih banyak kebijakan positif yang perlu dipaparkan lebih luas kepada dunia internasional agar pemahaman terhadap kondisi ekonomi Indonesia semakin komprehensif.
“Jadi kita akan lebih aktif lagi, karena kita banyak mendapatkan input-inputan juga, masukan, soalnya banyak sekali kebijakan kita yang sudah positif, tapi ya itu perlu disosialisasikan lebih luas lagi kepada dunia luar,” ujar Rosan.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap komunikasi yang lebih intensif dengan para pemangku kepentingan global dapat memperkuat kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia serta mendorong peningkatan investasi.
(Sumber: Antara)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan pernyataan dalam konferensi pers seusai acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026. (ANTARA/ Rizka Khaerunnisa) (Antara)