A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Mantan Pejabat Kantor Presiden Ukraina Jadi Tersangka Kasus Korupsi Properti Mewah - Ntvnews.id

Mantan Pejabat Kantor Presiden Ukraina Jadi Tersangka Kasus Korupsi Properti Mewah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mei 2026, 12:14
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi di Borgol. Ilustrasi di Borgol. (Antara)

Ntvnews.id, Kiev - Otoritas antikorupsi Ukraina mengumumkan bahwa seorang mantan kepala kantor kepresidenan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam penyelidikan kasus korupsi.

Informasi tersebut disampaikan Specialized Anti-Corruption Prosecutor's Office atau Kantor Kejaksaan Antikorupsi Khusus.

Bersama National Anti-Corruption Bureau of Ukraine, SAPO mengungkap dugaan adanya kelompok terorganisasi yang terlibat dalam legalisasi dana sebesar 460 juta hryvnia terkait pembangunan properti mewah di sekitar Kiev.

Pernyataan resmi tersebut disampaikan melalui kanal Telegram SAPO.

Baca Juga: Putin Beri Sinyal Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir

Meski demikian, SAPO belum mengungkap identitas mantan pejabat yang dimaksud dan menyatakan proses investigasi darurat masih terus berlangsung.

Media Interfax-Ukraine kemudian melaporkan bahwa nama Andriy Yermak disebut sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Berdasarkan laporan media lokal, Yermak yang mengundurkan diri pada November tahun lalu menolak memberikan komentar terkait tuduhan tersebut dan membantah memiliki properti mewah.

Baca Juga: Rusia dan Ukraina Saling Klaim Pelanggaran Gencatan Senjata

Menanggapi kasus itu, penasihat komunikasi kepresidenan Dmytro Lytvyn mengatakan masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan selama proses penyelidikan belum selesai.

(Sumber: Antara)

x|close