A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Korban Tewas di Gaza Tembus 72.769 Orang - Ntvnews.id

Korban Tewas di Gaza Tembus 72.769 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mei 2026, 10:27
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Sebuah kendaraan terbakar setelah terkena serangan udara Israel yang menewaskan seorang jurnalis Al Jazeera, di Kota Gaza, Palestina, Rabu (8/4/2026) waktu setempat. ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/nym. Arsip foto - Sebuah kendaraan terbakar setelah terkena serangan udara Israel yang menewaskan seorang jurnalis Al Jazeera, di Kota Gaza, Palestina, Rabu (8/4/2026) waktu setempat. ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/nym. (Antara)

Ntvnews.id, Gaza - Sejumlah sumber medis di Jalur Gaza pada Senin, 18 Mei 2026, melaporkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat agresi Israel sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 72.769 orang.

Sementara itu, sebanyak 172.704 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Menurut laporan tersebut, rumah sakit di Jalur Gaza menerima enam jenazah dan 40 korban luka dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Baca Juga: Netanyahu Klaim Israel Kini Kuasai 60 Persen Wilayah Gaza

Sumber medis itu juga menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal sejak pemberlakuan gencatan senjata pada 11 Oktober terus bertambah hingga mencapai 877 orang.

Selain korban tewas, jumlah warga yang mengalami luka-luka setelah gencatan senjata juga meningkat menjadi 2.602 orang.

Baca Juga: Warga Gaza Bikin Mural Lamine Yamal Bawa Bendera Palestina

Tidak hanya itu, sebanyak 776 jasad lainnya dilaporkan telah ditemukan.

Sumber yang sama menjelaskan masih banyak korban yang belum berhasil dievakuasi karena terjebak di bawah reruntuhan bangunan maupun berada di jalanan.

Hingga kini, tim ambulans dan petugas penyelamat disebut masih kesulitan menjangkau sejumlah lokasi terdampak.

(Sumber: Antara)

x|close