Iran Tuduh AS Terlibat Langsung dalam Serangan Israel, Ketegangan Timur Tengah Kembali Memanas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jun 2026, 18:19
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Teheran, Iran, pada (18/8/2025). (ANTARA/Anadolu/Ahmet Dursun) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Teheran, Iran, pada (18/8/2025). (ANTARA/Anadolu/Ahmet Dursun) (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Pemerintah Iran menuding bahwa gelombang serangan terbaru yang dilancarkan Israel terhadap wilayahnya dilakukan dengan koordinasi penuh bersama Komando Pusat Militer Amerika Serikat atau CENTCOM.

Tuduhan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, dalam konferensi pers yang dikutip oleh Kantor Berita IRNA pada Senin, 8 Juni 2026. Menurut Baqaei, Amerika Serikat memiliki tanggung jawab langsung atas tindakan militer yang dilakukan Israel dan harus menanggung konsekuensi dari meningkatnya ketegangan di kawasan.

"Tanggung jawab langsung Amerika Serikat atas tindakan rezim zionis jelas dan konsekuensi dari meningkatnya ketegangan juga akan ditanggung oleh AS," kata Baqaei.

Selain itu, Baqaei turut mengkritik sikap Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Internasional, Rafael Grossi, terkait isu Iran. Ia menilai pendekatan yang dilakukan IAEA terhadap negaranya cenderung bernuansa politik dan tidak mencerminkan tanggung jawab sebagai lembaga internasional yang independen.

Baca Juga: Iran Tegaskan Siap Beri Respons Keras atas Agresi Israel Terhadap Lebanon

Di tengah meningkatnya ketegangan, serangan udara Israel dilaporkan menargetkan sebuah fasilitas petrokimia di wilayah barat daya Iran. Pejabat Iran menyebut serangan tersebut mengakibatkan kerusakan pada sebagian kompleks industri, meskipun belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.

Serangan itu terjadi bersamaan dengan aktivasi sirene peringatan di sejumlah kota di Israel setelah peluncuran rudal dari Iran. Situasi tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan regional telah berlangsung sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran pada akhir Februari lalu. Operasi tersebut memicu serangan balasan dari Iran yang menyasar Israel dan sejumlah wilayah regional yang menampung aset militer Amerika Serikat.

Baca Juga: Iran Klaim Serang Dua Pangkalan Udara Israel di Tengah Eskalasi Baru

Meski Iran dan Amerika Serikat sempat mencapai kesepakatan gencatan senjata sementara pada 8 April, proses implementasinya menghadapi berbagai hambatan. Perbedaan pandangan mengenai pelaksanaan kesepakatan serta dinamika politik dan keamanan di kawasan membuat negosiasi berjalan tersendat.

Perkembangan terbaru ini menunjukkan bahwa upaya meredakan konflik masih menghadapi tantangan besar, sementara komunitas internasional terus memantau kemungkinan dampak lebih luas terhadap stabilitas kawasan dan keamanan global.

(Sumber: Antara)

x|close