BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Ekonomi Ibu Kota dan Bidik Kelas Dunia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jun 2026, 17:37
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
BTN Jakarta International Marathon 2026. BTN Jakarta International Marathon 2026. (BTN)

Ntvnews.id, Jakarta - BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 sukses digelar pada Minggu, 14 Juni 2026, dengan menarik puluhan ribu pelari dari dalam maupun luar negeri. Ajang sport tourism terbesar di Jakarta tersebut tidak hanya menjadi pesta olahraga, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian ibu kota, termasuk mendorong tingkat hunian hotel hingga penuh di sejumlah kawasan strategis.

Kemeriahan JAKIM 2026 terlihat sejak pagi hari di sepanjang ruas Jalan MH Thamrin, Sudirman hingga kawasan Senayan. Sebanyak 45 ribu pelari ambil bagian dalam ajang tersebut, termasuk lebih dari seribu peserta internasional dari berbagai negara.

Pemerintah Provinsi Jakarta mengapresiasi dukungan masyarakat yang dinilai turut menjaga kelancaran penyelenggaraan event berskala internasional tersebut. Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menyampaikan rasa terima kasih kepada warga yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan JAKIM 2026.

"Saya sangat berterima kasih, Pak Gubernur sangat berterima kasih kepada masyarakat Jakarta. Kejadian kemarin jujur membuat kita juga agak was-was. Tapi alhamdulillah semuanya sadar bahwa Jakarta milik bersama. Artinya hari ini JAKIM berjalan dengan jumlah peserta berapa Pak Diru? 45 ribu. 45 ribu pelari yang luar biasa. Mudah-mudahan ini menjadi kalender kegiatan dari setiap tahun, mungkin itu. Pak Menteri silakan. Ini hal yang sangat positif," kata Rano Karno.

Keberhasilan penyelenggaraan BTN JAKIM 2026 juga dinilai membuka peluang besar bagi pengembangan industri olahraga di kawasan Asia Tenggara. Kementerian Pemuda dan Olahraga saat ini tengah menjajaki pembentukan sirkuit marathon regional yang melibatkan sejumlah negara ASEAN.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengatakan Indonesia bersama Singapura, Malaysia, dan Filipina tengah berdiskusi untuk menghadirkan rangkaian lomba marathon tingkat Asia Tenggara pada 2027 atau 2028 mendatang.

"Kalau di mancanegara punya Boston Marathon, Tokyo Marathon. Kenapa kita di Asia Tenggara tidak punya event sendiri? Makanya mudah-mudahan 2027 atau 2028 beberapa negara Asia Tenggara. Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina. Kita sedang berdiskusi. Mungkin kita mau ada sirkuit lah di antara kita. Dimana bedanya di sirkuit di negara Asia Tenggara ini. Para pelari daripada tim nasionalnya ikut lari," ujar Erick Thohir.

Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan JAKIM tahun ini diperkirakan memberikan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat okupansi hotel di kawasan Thamrin, Sudirman, hingga Senayan dilaporkan mencapai kapasitas penuh karena tingginya jumlah peserta dan wisatawan yang datang.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu, menyebut dampak ekonomi yang dihasilkan event tersebut diperkirakan meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu.

"Jadi ini kita angkanya luar biasa besar. Dan hampir seluruh hotel di kawasan Sudirman sampai Senayan dan Tamrin ini penuh. Oleh para tamu-tamu pelari. Dan ini dihadiri dari 55 negara. Seluruh peserta dari luar negeri. Pak Dirut, berarti event ini juga sentimennya positif ya pak? Artinya mendorong juga perekonomian. Dampak ekonominya nanti kita hitung setelah hari ini. Tapi hitungan kami pasti dua kali lipat dari tahun lalu," kata Nixon.

Dukungan terhadap pengembangan Jakarta International Marathon juga datang dari Danantara. Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, berharap ajang tersebut dapat berkembang menjadi salah satu marathon bergengsi dunia.

"Kita lihat bahwa Jakarta International Maraton ini salah satu event maraton yang sangat baik. Dan ini disampaikan juga dampak ekonominya. Kemudian juga kita harapkan nanti seperti yang diharapkan Pak Menpora. Jakarta International Maraton menjadi salah satu. Nanti major maraton mungkin ya," ujar Dony.

Meski harus menghadapi cuaca panas dan tingkat kelembapan yang tinggi, para peserta mengaku tetap menikmati pengalaman mengikuti ajang tersebut. Mereka juga memberikan apresiasi terhadap kesiapan panitia dalam menjaga sterilisasi lintasan dan menyediakan fasilitas yang aman serta bersih.

Juara pertama kategori Open BTN JAKIM 2026 asal Kenya, Kennedy Njogu Muhia, mengaku bangga dapat menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut.

"Saya Kennedy dari Kenya. Saya adalah pemenang Jakarta Marathon. Saya bangga menjadi pemenangnya. Tantangan terbesarnya adalah cuaca perlombaan yang terlalu panas dan tingkat kelembapan yang tinggi. Kelembapan udaranya terlalu tinggi," katanya.

Sementara itu, juara pertama kategori nasional BTN JAKIM 2026, Robi Syianturi, menilai penyelenggaraan lomba berlangsung aman dan lancar meskipun sebelumnya sempat muncul kekhawatiran terkait situasi di Jakarta.

"Cukup aman, ya, bersih ya. Saya sempat ragu karena ada demo kemarin ya, takutnya beberapa jalan diblokade, tapi BTN menjawab semuanya dan alhamdulillah hari ini bisa berjalan dengan lancar, semuanya bisa finish strong. Dan saya harapkan mudah-mudahan enggak ada yang masuk medis yang terlalu parah, sih," ujar Robi.

BTN JAKIM 2026 menawarkan total hadiah ratusan juta rupiah. Untuk kategori Marathon Open, juara pertama memperoleh hadiah sebesar 15 ribu dolar Amerika Serikat, sedangkan juara pertama kategori Marathon Nasional mendapatkan hadiah Rp50 juta.

Dengan capaian penyelenggaraan tahun ini, BTN Jakarta International Marathon diharapkan mampu menembus jajaran World Marathon Majors pada masa mendatang sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan di tingkat global.

x|close