Ntvnews.id, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sejumlah titik vital Jakarta Pusat, termasuk kawasan Monumen Nasional (Monas), Jalan Jenderal Sudirman–Jalan MH Thamrin, serta Gedung DPR/MPR RI pada Selasa.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi kepadatan arus kendaraan seiring berlangsungnya kegiatan unjuk rasa di area-area strategis tersebut.
Berdasarkan informasi resmi dari Traffic Management Centre (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya, skema pengalihan dan rekayasa arus lalu lintas ini mulai diberlakukan sejak pukul 10.00 WIB hingga seluruh rangkaian demonstrasi selesai. Pihak kepolisian menyatakan bahwa penyesuaian di lapangan akan terus dinamis mengikuti perkembangan situasi.
Baca Juga: Rekayasa Lalin Antisipasi Demo 20 Oktober
Petugas mengimbau para pengguna jalan untuk mengatur kembali waktu keberangkatan, mengantisipasi potensi kemacetan, serta memprioritaskan pemanfaatan jalur alternatif. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak juga disarankan untuk menghindari kawasan Monas dan DPR/MPR RI.
Untuk membantu kelancaran mobilitas warga, pihak kepolisian telah memetakan beberapa rute alternatif yang dapat digunakan pengendara:
Menuju Kawasan Monas:
Dari Jakarta Barat: Pengendara dapat melintas melalui Jalan Tomang Raya, berlanjut ke Jalan Suryo Pranoto, melintasi Harmoni, hingga mencapai kawasan Monas.
Dari Jakarta Selatan: Akses dialihkan melalui Jalan Tendean, dilanjutkan ke Jalan HR Rasuna Said, Jalan HOS Cokroaminoto, Tugu Tani, lalu mengarah ke Monas.
Dari Jakarta Timur: Jalur alternatif meliputi rute Jalan Jatinegara, Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, hingga Monas.
Menuju Kawasan Slipi atau Tomang:
Dari Simpang Semanggi: Kendaraan diarahkan melalui Jalan Sudirman, masuk ke Jalan Benhil, dilanjutkan ke Jalan Pejompongan, hingga tembus ke Jalan Letjen S. Parman.
Dari Jalan Gatot Subroto: Pengendara dapat mengambil jalur mengarah ke Gerbang Pemuda, melewati Jalan Patal Senayan, Jalan Tentara Pelajar, hingga menuju Jalan Letjen S. Parman.
Jajaran kepolisian mengingatkan seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi petunjuk para petugas yang bersiaga di lapangan serta memantau pembaruan informasi lalu lintas secara berkala demi menjaga ketertiban dan kelancaran perjalanan bersama.
Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional dan kantong parkir di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Senin, guna mengantisipasi kepadatan selama rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026, Senin, 2 (Antara)