Serangan Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 16 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Okt 2026, 13:47
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Asap mengepul setelah serangan udara di Bandara Internasional Sanaa di Sanaa, Yaman, pada 13 Juli 2026. Televisi Al-Masirah yang dikelola Houthi, Senin, 13 Juli 2026, mengatakan Arab Saudi melancarkan serangan udara di landasan pacu Bandara Internasi Asap mengepul setelah serangan udara di Bandara Internasional Sanaa di Sanaa, Yaman, pada 13 Juli 2026. Televisi Al-Masirah yang dikelola Houthi, Senin, 13 Juli 2026, mengatakan Arab Saudi melancarkan serangan udara di landasan pacu Bandara Internasi (Antara)

Ntvnews.id, Riyadh - Arab Saudi melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah wilayah di Yaman yang diduga menjadi lokasi markas kelompok Houthi. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 16 orang.

Dilansir dari AFP, Minggu, 25 Oktober 2026, serangan itu berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran di antaranya ibu kota Yaman, Sanaa, serta kota pelabuhan Hodeida di bagian barat negara tersebut.

Media yang dikelola Houthi, Al-Masirah, melaporkan sejumlah serangan udara Saudi menghantam Sanaa. Salah satu serangan mengenai sebuah rumah dan mengakibatkan sedikitnya empat orang meninggal dunia, sementara beberapa orang lainnya mengalami luka-luka.

Serangan lainnya dilaporkan menyasar bangunan tempat tinggal para pekerja pabrik semen di wilayah Sanaa. Insiden tersebut menewaskan enam perempuan dan seorang anak, serta menyebabkan tiga orang lainnya terluka.

Selain di Sanaa, lima orang dilaporkan tewas setelah serangan menghantam rumah mereka di Hodeida. Kelompok Houthi menuding Arab Saudi bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Sebagai balasan, kelompok Houthi mengaku melancarkan serangan ke Aden, kota di wilayah selatan Yaman yang menjadi pusat pemerintahan sementara yang didukung Arab Saudi. Serangan itu disebut berlangsung pada Sabtu malam.

Baca Juga: Turki Siapkan Pengerahan Personel Militer ke Saudi untuk Bantu Hadapi Houthi

Sebelumnya, koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat dua rudal yang mengarah ke kota Taif dan Yanbu, di wilayah barat Arab Saudi. Tak lama setelah itu, ledakan dilaporkan terdengar di Aden, tempat pemerintahan yang didukung Riyadh beroperasi di tengah konflik berkepanjangan di Yaman.

Kelompok Houthi kemudian menyatakan bertanggung jawab atas serangan di Aden. Mereka mengklaim sasaran serangan tersebut adalah pangkalan angkatan laut dan kamp militer yang berada di bawah pengawasan pasukan Arab Saudi.

"Angkatan bersenjata kami menargetkan konsentrasi musuh Saudi di kamp yang disebut Al-Nasr serta pangkalan angkatan laut di Aden," ujar juru bicara militer Houthi, Yahya Saree.

Sementara itu, kantor berita Saba melaporkan Kementerian Dalam Negeri pemerintah Yaman menyebut serangan tersebut mengenai markas besar penjaga pantai serta satu bangunan lain milik mereka di lokasi berbeda.

Namun, kementerian tersebut tidak menyampaikan adanya serangan terhadap pangkalan yang berada di dekat bandara.

x|close