ATM 128 Bank Jepang Mendadak Tak Bisa Digunakan!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Nov 2026, 17:29
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Bendera Jepang Bendera Jepang (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sistem anjungan tunai mandiri (ATM) pada 128 bank di Jepang lumpuh. Akibatnya gangguan transaksi pengguna terjadi.

Gangguan sistem ini terjadi pada 128 bank koperasi (Shinkin Bank) di Jepang, Jumat, 6 November 2026.

Peristiwa yang terjadi di wilayah barat dan tengah Jepang ini, memicu gangguan transaksi selama beberapa jam sebelum akhirnya berhasil dipulihkan secara total.

Shinkin Central Bank bersama Shinkin Kyodo Center, atau lembaga yang mengoperasikan jaringan sistem keuangan antarbank itu, telah merilis pernyataan resmi dan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang dialami para nasabah.

Manajemen menjelaskan bahwa kelumpuhan jaringan ini murni disebabkan oleh kerusakan teknis pada perangkat keras (hardware malfunction) yang berpusat di fasilitas sistem mereka di Kota Kobe, Prefektur Hyogo. Jadi bukan gara-gara serangan siber (cyberattack).

Gangguan awalnya terjadi sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Akibatnya, para nasabah di 128 institusi keuangan termasuk Okazaki Shinkin Bank di Prefektur Aichi, Osaka City Shinkin Bank di Prefektur Osaka, serta Hiroshima Shinkin Bank di Prefektur Hiroshima, tak dapat melakukan penarikan maupun penyetoran uang tunai melalui ATM.

Transaksi langsung di konter (over-the-counter), maupun online banking, juga sempat terhenti total. Adapun wilayah yang terdampak mencakup area Tokai, Hokuriku, hingga ke kawasan barat Jepang.

Tim teknis segera melakukan upaya penanganan darurat. Webagian besar layanan penarikan dan penyetoran tunai mulai kembali beroperasi secara bertahap menjelang pukul 18.00 waktu setempat, kendati fitur transfer antarbank masih sempat terkendala.

Menurut Shinkin Central Bank, Shinkin Kyodo Center, dan Asosiasi Bank Shinkin Nasional, seluruh sistem perbankan termasuk layanan transfer antarbank dan transaksi online, resmi pulih sepenuhnya dan beroperasi normal kembali tak lama setelah pukul 19.00 waktu setempat.

Mengutip Nippon.com, pengelola memastikan untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta memperkuat keandalan infrastruktur jaringan demi mencegah terulangnya insiden serupa.