Kala Mendagri Dibuat Terkaget-kaget oleh Prabowo yang Mendadak Ikut Rapatnya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Des 2024, 07:37
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto saat mendadak menghadiri rapat koordinasi pengendalian inflasi Kemendagri. (YouTube) Presiden Prabowo Subianto saat mendadak menghadiri rapat koordinasi pengendalian inflasi Kemendagri. (YouTube)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkaget-kaget. Penyebabnya ia dikejutkan dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rapat yang ia gelar, secara mendadak, Senin, 9 Desember 2024.

Prabowo hadir secara tiba-tiba di tengah paparan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2024 di Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.

Mulanya, dalam rapat yang disiarkan kanal YouTube Kemendagri itu, terdengar suara paparan terkait inflasi dari seorang wanita.

"Berikutnya bapak dan ibu, kalau kita melihat bagaimana perkembangan inflasi akhir tahun," ujarnya.

Mendadak paparan wanita tersebut dihentikan. Suara wanita itu tak lagi terdengar dan tiba-tiba hening.

Tak lama berselang, muncul suara dari wanita lainnya.

"Hadirin sekalian, Presiden Republik Indonesia tiba di tempat acara," ujar wanita yang diperkirakan pembaca acara.

Seiring dengan itu, nampak berjalan Prabowo menuju kursi didampingi Tito, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan sejumlah orang lainnya. Hadirin dalam rapat terlihat berdiri menyambut kehadiran Prabowo. Dalam rapat, nampak juga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang hadir secara daring.

Rapat dengan kehadiran Prabowo lantas dibuka oleh Tito Karnavian. Dalam kesempatan itu, Tito menyampaikan kekagetannya atas kehadiran Prabowo yang secara mendadak.

"Yang kami hormati dan yang kami banggakan Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto. Terima kasih kehadiran Bapak, ini kami dikejutkan karena langsung dapat kunjungan mendadak dari Beliau, tanpa pemberitahuan," ujar Tito yang direspons senyum oleh Prabowo.

"Tapi ini menjadi kebanggaan bagi kami dan juga semangat bagi kami," imbuhnya.

Tito menjelaskan, rapat koordinasi pengendalian inflasi ini, sudah ia laksanakan sejak tahun 2022. Atau semasa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Kala itu, September 2022, angka inflasi mencapai 6 persen. Berbagai upaya lantas dilakukan.

Sementara, Presiden Prabowo Subianto mengaku bersyukur dan memuji capaian inflasi nasional yang berhasil ditekan di bawah 3 persen meski di tengah ketidakpastian global. Hal ini, kata dia merupakan prestasi yang patut disyukuri.

"Tetapi secara keseluruhan sebetulnya inflasi kita yang dalam kondisi sekarang, saya kira sudah cukup bersyukur kita, di bawah 3 persen inflasi, saya kira sudah sesuatu yang prestasi," ujar Prabowo.

Prabowo juga mengapresiasi mekanisme pengendalian inflasi yang dinilai sebagai inovasi besar dalam tata kelola ekonomi nasional. Ia lantas meminta mekanisme itu dilanjutkan.

"Saya minta mekanisme ini dilanjutkan, Mendagri teruskan ini. Saya juga ucapkan terima kasih kepada semua pihak, lintas kementerian di tingkat pusat dan juga di daerah. Terima kasih saya, penghargaan saya, saya kira suatu saat ini akan menjadi studi kasus, banyak negara akan belajar ke kita," kata Prabowo.

Ia menambahkan, kunci utama pengendalian inflasi di masa depan adalah swasembada pangan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Prabowo mendorong terciptanya swasembada pangan hingga ke tingkat kabupaten dan kecamatan, sesuai dengan kearifan lokal bangsa.

"Kuncinya sekali lagi adalah swasembada. Swasembada pangan dalam arti yang luas dan dalam arti yang menyeluruh. Dari dulu kita diajarkan tiap desa harus punya lumbung pangan, tiap desa. Jadi inilah strategi besar kita," jelas dia.

Ia juga menyoroti langkah beberapa daerah seperti Provinsi Sumatra Selatan yang sudah menjalankan gerakan tanam serentak. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan strategi besar pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Di samping itu, Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah ancaman ketidakstabilan global. Ia minta seluruh elemen bangsa tidak mudah terpancing oleh provokasi yang dapat memecah belah bangsa.

"Indonesia terlalu kuat, Indonesia terlalu kaya, Indonesia terlalu besar, selalu ingin dirusak. Swasembada pangan, swasembada energi, kunci pengendalian inflasi, terobosan semacam ini juga sesuatu yang yang sangat bermanfaat," tuturnya.

Prabowo yakin akan kemampuan Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi dan global. Presiden meminta semua pihak, terutama kementerian dan pemerintah daerah, untuk terus melanjutkan inovasi dalam pengendalian inflasi.

"Laksanakan, teruskan, kita bersyukur inflasi terkendali, kita jaga terus. Tapi kuncinya nanti adalah produksi. Saya optimis. Jadi kita buktikan bahwa kalau kita tanggap dan kita mendekati masalah dengan tanggung jawab, saya kira kita bisa atasi," tandasnya.

 

x|close