Zelenskyy Ungkap Video Tentara Rusia Bakar Tentara Korut yang Tewas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Des 2024, 18:21
thumbnail-author
Akbar Mubarok
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menyatakan bahwa penempatan tentara Korea Utara di Rusia merupakan ancaman keamanan bagi Korea Selatan dan komunitas global, menurut laporan media lokal. Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menyatakan bahwa penempatan tentara Korea Utara di Rusia merupakan ancaman keamanan bagi Korea Selatan dan komunitas global, menurut laporan media lokal. ((Antara) )

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, membagikan sebuah video yang ia klaim memperlihatkan seorang tentara Rusia membakar tubuh tentara Korea Utara yang tewas dalam pertempuran melawan pasukan Ukraina. 

Dalam video yang diunggah pada hari Selasa di media sosial, Zelenskyy menyatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan untuk menyembunyikan keterlibatan pasukan Korea Utara yang bertempur bersama Rusia, Selasa 17 Desember 2024.

Baca Juga : Prabowo Ketemu Zelensky, Ini yang Dihabas

Video berdurasi 30 detik tersebut menampilkan gambar mayat yang terbakar sebagian, disertai dengan terjemahan bahasa Inggris yang berbunyi,  Rusia berusaha menyembunyikan wajah-wajah tentara Korea Utara bahkan setelah kematian.

Video itu juga menunjukkan close-up seorang tentara yang diduga berasal dari Korea Utara, serta rekaman lain yang memperlihatkan seorang tentara dengan wajah Asia yang tampak berkata "Tidak, tidak" ke arah kamera.

Terdengar suara dari balik kamera yang mengatakan, "Katakan padanya untuk memakai masker.

"Pakailah masker itu." katanya. 

Zelenskyy mengkritik militer Rusia karena mengerahkan pasukan Korea Utara dan berusaha menyembunyikan kehadiran mereka, dengan menyatakan bahwa Moskow harus dimintai pertanggungjawaban atas tindakan yang tidak menghormati tersebut.

Baca Juga : Ukraina dan Pasukan Korea Utara Bentrok untuk Pertama Kalinya, Zelensky Peringatkan Terjadinya Eskalasi

"Rusia tidak hanya mengirimkan pasukan Korea Utara untuk menyerbu posisi Ukraina, tetapi juga berusaha menyembunyikan kehilangan dari orang-orang ini," katanya.

"Dan sekarang, setelah pertempuran pertama dengan prajurit kami, Rusia berusaha... untuk benar-benar membakar wajah tentara Korea Utara yang tewas dalam pertempuran." Tambahnya. 

Perilisan video tersebut terjadi di tengah kekhawatiran mengenai semakin eratnya kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara, serta kritik yang menyatakan bahwa pasukan Korea Utara yang dikerahkan akan dijadikan sebagai "umpan meriam" dalam perang tersebut.

Baca Juga : AS Tak Akan Kasih Ukraina Senjata Nuklir

Pada hari Sabtu, pihak intelijen pertahanan Ukraina melaporkan bahwa sekitar 200 tentara Rusia dan Korea Utara diperkirakan tewas dalam pertempuran unit gabungan melawan pasukan Ukraina. Namun, mereka tidak memberikan rincian mengenai jumlah korban dari masing-masing pihak.

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan pada hari Senin bahwa Amerika Serikat meyakini Korea Utara telah mengalami kerugian tentara yang "signifikan," yang menjadi pertama kalinya Washington secara publik mengonfirmasi adanya kematian tentara Korea Utara dalam perang Rusia melawan Ukraina.

(Sumber Antara) 

x|close