Pemerintah Siapkan Fakultas Kedokteran Baru untuk Atasi Kekurangan Dokter

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jan 2026, 15:28
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi kekurangan tenaga dokter di Indonesia, termasuk memperbesar kapasitas pendidikan dan membuka fakultas kedokteran baru. Hal ini disampaikan Mensesneg Prasetyo Hadi, Kamis, 15 Januari 2026.

"Berkenaan dengan masalah bagaimana kita mengatasi kekurangan jumlah dokter, ada dua hal yang tadi juga di dalam forum taklimat juga disampaikan,” ujar Prasetyo.

Langkah pertama, kata dia, adalah memperbesar kapasitas pendidikan kedokteran.

"Sudah ada beberapa kebijakan-kebijakan untuk program studi-program studi kedokteran untuk itu diperbesar dari sisi penerimaan jumlah mahasiswanya maupun yang menuju ke dokter spesialis,” imbuhnya.

Baca Juga: Libur Isra Miraj, Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 16 Januari 2026

Langkah kedua adalah membuka institusi pendidikan baru.

"Yang kedua, memang mau tidak mau nampaknya kita harus memberanikan diri untuk mau tidak mau kita membuat fakultas baru untuk kedokteran umum,” jelasnya.

Selain dokter umum, pemerintah juga memperhatikan bidang kesehatan lain.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi <b>(NTVnews)</b> Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)

"Kemudian kita juga kekurangan dokter gigi, kita juga harus kuat dalam hal farmasi, kita juga harus kuat dalam teknologi kesehatan," jelasnya.

Prasetyo menyebutkan rencana tersebut masih dalam tahap identifikasi.

"Belum, sedang dalam proses kita identifikasi sebaiknya ada di mana dan berapa kira-kira yang kita perlukan,” ucapnya.

Ia menambahkan pendidikan kedokteran tersebut dirancang dengan skema beasiswa penuh.

"Dalam program itu akan direncanakan full scholarship, artinya berbeasiswa penuh gitu.” pungkasnya.

x|close