Andi Azwan Sentil Dokter Tifa, Roy Suryo, dan Rismon, Sebut Ketiganya sebagai ‘Tiroris’

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Feb 2026, 10:02
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ketua Umum Jokowi Mania Andi Azwan Ketua Umum Jokowi Mania Andi Azwan (YouTube)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara Bersatu, Andi Azwan, hadir sebagai narasumber DPO Nusantara TV pada Minggu, 23 Februari 2026 untuk membahas polemik ijazah Jokowi. Dalam sesi diskusi tersebut, Andi melontarkan kritik keras yang diarahkan kepada pihak yang selama ini menggugat keabsahan dokumen tersebut, termasuk kepada Roy Suryo dan sosok yang ia sebut sebagai “RRT”.

Dalam penjelasannya, Andi menguraikan sejumlah keberatannya terhadap metode dan tuduhan pihak yang ia nilai tidak memiliki dasar kuat. Ia menilai tuduhan soal ijazah justru diawali oleh asumsi tanpa bukti, sebuah langkah yang disebutnya menyesatkan.

“Kedua, ijazah yang menurut mereka digunakan itu mereka baru dapet waktu CLS. Bukan kemarin-kemarin. Makanya saya katakan, mereka ini menuduh dulu baru cari bukti,” ujar Andi.

Andi menilai cara yang digunakan oleh pihak penggugat sangat janggal. Ia menyinggung penggunaan unggahan Dian Sandi sebagai rujukan penelitian oleh kelompok tersebut.

Baca Juga: Andi Azwan Sentil Roy Suryo Cs yang Minta SP3 Soal Ijazah: Enak di Ente, Siapa Anda?

“Menuduh dulu cari bukti. Bahkan pake unggahan Dian Sandi baru belakangan ini. Dia pake unggahan Dian Sandi itu kan, yang dia buat teliti,” tambahnya.

Ia kemudian mempertanyakan klaim mengenai adanya “studi pembanding” yang selama ini digadang-gadang oleh kubu penuduh.

“Ketika itu saya tanyakan, mana studi pembanding ijazah teman Pak Jokowi? Yang Anda katakan ada lima. Pak Hari Mulyono, Ibu Seradini.. Zonk semua. Gak ada. Disinilah poinnya kita lihat. Mereka desperate sebetulnya,” kata dia.

Situasi memanas ketika Andi menyinggung langsung arah tudingan yang ditujukan kepada Presiden, serta menyebutkan istilah yang menjadi sorotan dalam diskusi “Tiroris.”

Andi menilai pihak yang mempertanyakan legalitas ijazah Presiden selama ini terlalu tendensius dan penuh prasangka. Dalam penjelasan tersebut, ia secara eksplisit menyinggung nama Roy Rismon Tifa dalam istilah yang ia gunakan.

“Yang lucu, yang diperdebatkan, yang dipertanyakan yang sifatnya tendensius itu oleh tiroris terutama Roy Suryo. Tiroris itu artinya gini. Itu Tifa Roy Rismon. T-I-F-A-R-O-R-I-S-M-O-N. Makanya kita sebut tiroris,” lanjut dia.

Baca Juga: Samsung Electronics Uji Coba Teknologi 6G Tembus 3 Gbps, Siap Ubah Masa Depan Internet

Istilah itu diulang kembali oleh Andi, menegaskan bahwa sebutan tersebut bukan mengarah pada tindakan terorisme, melainkan akronim yang ia bentuk dari nama yang ia kritik.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu momen paling panas dalam dialog karena menunjukkan ketegangan yang memuncak antara Andi dan pihak-pihak yang selama ini bersuara soal dugaan pemalsuan ijazah Presiden.

Tidak berhenti di situ, Andi kembali menegaskan bahwa pihak yang melontarkan tuduhan justru tidak memiliki bukti kuat dan baru mengumpulkan bahan belakangan.

Melalui pernyataan-pernyataan tersebut, Andi Azwan menutup sesi dengan menyiratkan bahwa narasi tuduhan yang berkembang selama ini hanyalah rangkaian klaim tanpa dasar yang kemudian dicoba diperkuat belakangan oleh pihak penuduh.

x|close