Ntvnews.id, Jakarta - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) akan segera membuka pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026.
Pada tahun ini, BPDP meningkatkan jumlah penerima beasiswa menjadi 5.000 orang, naik dari 4.000 orang pada tahun sebelumnya.
Program ini didukung oleh 42 lembaga pendidikan mitra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, mengatakan bahwa peningkatan kuota beasiswa merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.
"Selama BPDP berdiri, Program Beasiswa SDM Sawit akan tetap ada. Tahun ini BPDP meningkatkan kuota penerima Beasiswa SDM Sawit menjadi 5.000 orang," ucap Alfansyah, Selasa 2 Juni 2026.
Baca juga: Peran BPDP Dinilai Krusial dalam Pengembangan SDM Sawit Indonesia
"Peningkatan ini merupakan komitmen kami untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda Indonesia dalam memperoleh pendidikan tinggi dan menyiapkan SDM unggul yang akan menjadi penggerak industri sawit di masa depan," sambungnya.
Menurut Alfansyah, program ini juga menjadi buktisektor sawit berkontribusi dalam pembangunan nasional, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Sementara itu, Direktur Politeknik kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE), Nugroho Kristono , menyampaikan sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi faktor penting dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan sektor perkebunan.
"Program Beasiswa SDM Sawit menjadi instrumen penting untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan pemahaman yang kuat terhadap industri perkebunan modern," ujar Nugroho.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Iim Mucharam, menegaskan pengembangan SDM merupakan salah satu fondasi utama keberlanjutan industri sawit nasional.
"Kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang membutuhkan dukungan SDM berkualitas. Tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks, sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang," ungkapnya.
Program Beasiswa SDM Sawit 2026 diperuntukkan bagi peserta yang akan menempuh pendidikan pada jenjang Diploma (vokasi) dan Sarjana (S1) di 42 lembaga pendidikan mitra.
Baca juga: Dukung Inovasi Sawit dan Dukungan pada UMKM, BPDP Hadir di FHI 2025
Program ini dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda, khususnya yang berasal dari keluarga pekebun, pekerja perkebunan, maupun masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan sektor kelapa sawit.
Selain memperluas akses pendidikan, program ini diharapkan dapat memperkuat regenerasi SDM perkebunan, meningkatkan kompetensi lulusan, mendukung pembangunan ekonomi di daerah sentra perkebunan, serta menjaga daya saing dan keberlanjutan industri sawit Indonesia di tingkat global.
Pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 akan dibuka pada 3 Juni 2026.
Adapun calon peserta dapat mengakses informasi mengenai persyaratan, jadwal, mekanisme seleksi, serta proses pendaftaran melalui laman sdmperkebunan.bpdp.or.id.
Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) akan segera membuka pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026.