Dari Kumuh Jadi Layak, SMF Sudah Bangun 84 Rumah pada 2025

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Feb 2026, 18:30
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor perumahan nasional melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor perumahan nasional melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor perumahan nasional melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). 

Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo mengatakan, pihaknya telah membangun dan merenovasi total 84 unit rumah layak huni di berbagai daerah pada tahun 2025.

“Total rumah yang telah dibangun SMF pada program CSR dalam pengembangan rumah kumuh adalah sebanyak 84 unit,” ucap Ananta di Surakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menjelaskan, sejak dimulai 2018, program tersebut telah menyalurkan dana sekitar Rp747 juta untuk mendukung pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih aman dan sehat.

Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo <b>(Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)</b> Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Baca juga: Wamenkeu Suahasil Tinjau Penataan Permukiman di Surakarta, Warga Rasakan Manfaat Langsung

Di Kota Solo kata Ananta program ini telah dilaksanakan dalam dua tahap. 

Pada 2022, SMF membangun 47 unit rumah, selanjutnya pada 2025 melalui kolaborasi program TJSL SMV Kementerian Keuangan dilakukan pembangunan dan renovasi tambahan di kawasan Sangkrah.

“Program ini menghasilkan pembangunan dan renovasi 56 unit rumah layak huni, di mana 56 kepala keluarga dengan total nilai kurang lebih Rp5 miliar,” lanjutnya.

SMF berkontribusi pada pembangunan sekitar 37 unit rumah. Dengan demikian, secara keseluruhan SMF telah membangun 84 unit rumah melalui program CSR pengembangan kawasan kumuh.

Sektor perumahan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

Baca juga: Wamenkeu Suahasil Pastikan APBN 2026 Langsung Jalan Awal Tahun

Berdasarkan kajian DTS Indonesia, sektor perumahan memiliki multiplier effect sebesar 1,86 kali yang mampu memicu aktivitas di berbagai sektor lain. 

“Setiap investasi Rp 1 triliun akan mendapatkan PDB sebesar Rp1,9 triliun,” bebernya.

Adapun program ini menyasar khusus masyarakat yang berada pada pada desil 1 dan desil 2, yakni kelompok berpenghasilan rendah dengan penghasilan tidak tetap serta tidak memiliki kemampuan mengangsur kredit perumahan. 

x|close