Gempa Guncang Venezuela, Tiga Tewas dan Status Darurat Nasional Ditetapkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Jun 2026, 13:09
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi dua gempa besar di Venezuela. Ilustrasi dua gempa besar di Venezuela. (Antara)

Ntvnews.id, CaracasGempa bumi tektonik yang mengguncang Venezuela pada hari Rabu, 24 Juni 2026 waktu setempat telah memicu kerusakan fatal, termasuk robohnya sebuah gedung hunian di Caracas yang merenggut nyawa minimal tiga orang dan mencederai empat warga lainnya.

Mengenai kondisi evakuasi di ibu kota, sebuah sumber menyampaikan laporan terkininya kepada RIA Novosti:

"Jenazah tiga korban, termasuk seorang anak-anak, dievakuasi dari bawah reruntuhan. Selain itu, terdapat empat orang luka-luka,"

Detail Guncangan dan Kebijakan Darurat

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sebelum insiden runtuhnya bangunan tersebut, wilayah Venezuela dihantam oleh dua kali gempa utama yang masing-masing bermagnitudo 7,2 dan 7,5. Area episentrumnya sendiri terlacak pada jarak 16 kilometer dari Moron serta 24 kilometer dari San Felipe.

Baca Juga: Ngeri! Gempa Kembar Guncang Venezuela Berkekuatan Magnitudi 7,2 dalam 39 Detik

Merespons bencana berskala besar ini, Delcy Rodriguez selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Presiden Venezuela langsung mengambil langkah tegas dengan mengumumkan status darurat nasional secara resmi.

Melalui sebuah tayangan pidato video pada Rabu, 24 Juni 2026 malam waktu setempat, Rodriguez menyatakan:

"Kami menetapkan status darurat nasional, sebagaimana diatur dalam konstitusi kami,"

Ia juga mengabarkan bahwa jalur penerbangan lumpuh karena gerbang udara utama negara tersebut harus dihentikan operasionalnya akibat terdampak gempa.

"Sejumlah wilayah dilaporkan terdampak sangat parah. Di ibu kota Caracas, gedung-gedung runtuh di berbagai area. Negara bagian Miranda dan La Guaira juga mengalami kerusakan signifikan... termasuk juga wilayah Aragua, Carabobo, dan Falcon,"

Rodriguez kemudian menambahkan informasi pascagempa bahwa hingga saat itu, minimal ada 20 rentetan gempa susulan yang berhasil terdokumentasi setelah dua guncangan besar pertama terjadi.

Baca Juga: Venezuela Tetapkan Status Darurat Nasional Usai Gempa Besar, Puluhan Gempa Susulan Terjadi

Solidaritas dan Respons Internasional

Di tengah situasi kritis ini, pemerintah Venezuela mengapresiasi perhatian global yang datang dari berbagai negara sahabat yang segera menawarkan bantuan kemanusiaan serta logistik.

Rodriguez menyampaikan rasa hormatnya atas respons cepat dunia internasional:

"Saya ingin berterima kasih kepada pemerintah di seluruh dunia yang segera menghubungi Venezuela setelah gempa terjadi untuk menyampaikan rasa solidaritas dan dukungan mereka,"

Menurut penjelasan Rodriguez, deretan negara yang sudah menyatakan komitmennya untuk membantu proses pemulihan Venezuela meliputi Amerika Serikat, Panama, Qatar, Kuba, Nikaragua, Turkiye, Yordania, Kolombia, Barbados, Inggris, Brasil, dan Meksiko. Tidak hanya itu, koordinasi untuk penanganan pascabencana juga datang dari delegasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama sejumlah lembaga keuangan tingkat internasional yang telah menjalin kontak langsung dengan otoritas setempat.

(Sumber: Antara)

x|close