Serangan AS di Iran Selatan Tewaskan 35 Orang, Lebih dari 300 Terluka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Jul 2026, 14:25
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Foto yang diambil pada 20 April 2026 ini menunjukkan bendera nasional Iran berkibar di sebuah bangunan yang rusak akibat serangan AS-Israel di Teheran, Iran. Foto yang diambil pada 20 April 2026 ini menunjukkan bendera nasional Iran berkibar di sebuah bangunan yang rusak akibat serangan AS-Israel di Teheran, Iran. (Antara)

Ntvnews.id, Teheran - Kementerian Kesehatan Iran melaporkan sedikitnya 35 orang meninggal dunia dan lebih dari 300 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan militer Amerika Serikat yang menghantam sejumlah provinsi di wilayah selatan negara itu dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menyampaikan melalui platform media sosial X pada Rabu, 15 Juli 2026, bahwa di antara korban tewas terdapat dua perempuan dan seorang remaja.

Baca JugaSerangan AS ke Pelabuhan Tewaskan Prajurit Angkatan Laut Iran

Kermanpour juga menjelaskan bahwa Provinsi Hormozgan di Iran selatan serta Provinsi Sistan dan Baluchestan di bagian tenggara menjadi wilayah dengan jumlah korban paling banyak. Hingga kini, sebanyak 72 korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, Angkatan Darat Iran menyatakan tujuh personelnya tewas dan 13 lainnya terluka dalam serangan yang terjadi pada Rabu dini hari waktu setempat. Berdasarkan pernyataan resmi yang dipublikasikan di situs web militer, serangan tersebut menyasar sebuah garnisun di Bampur County, Provinsi Sistan dan Baluchestan.

Baca JugaAngkatan Bersenjata Iran Tegaskan Akan Membalas Serangan AS di Wilayah Iran Selatan

Dalam beberapa hari terakhir, militer Amerika Serikat melancarkan beberapa gelombang serangan ke sejumlah provinsi di Iran selatan. Washington mengklaim operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas tindakan angkatan bersenjata Iran yang menargetkan kapal-kapal di Selat Hormuz dan bertujuan untuk "melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial."

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangkaian serangan menggunakan rudal dan drone yang menyasar pangkalan serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Asia Barat.

(Sumber: Antara)

x|close