Ntvnews.id, Jakarta - Media sosial belakangan ini diramaikan oleh keluhan pengguna Instagram yang mendadak menerima email permintaan reset password. Padahal, banyak dari mereka mengaku sama sekali tidak pernah mengajukan permintaan tersebut. Jika mengalami hal serupa, pengguna disarankan untuk tidak panik dan tidak langsung mengklik tautan dalam email.
Baca Juga: Instagram Terapkan Sistem “PG-13” untuk Akun Remaja, Batasi Akses Konten Dewasa
Berdasarkan pantauan tim Ntvnews.id di platform Twitter/X, salah satu pengguna Instagram mengungkapkan bahwa dirinya menerima email reset password hingga dua kali dalam sepekan.
“Ini adalah kali kedua minggu ini saya menerima email yang menyatakan bahwa saya meminta pengaturan ulang kata sandi, padahal saya tidak melakukannya,” tulis akun @neffko pada Jumat, 10 Januari 2026.
Menariknya, email tersebut tampak sangat meyakinkan. Pengirim menggunakan domain resmi Instagram, lengkap dengan tanda centang biru, sehingga sekilas terlihat sah dan bukan email palsu.
Belakangan diketahui, maraknya email reset password ini berkaitan dengan kebocoran data besar-besaran yang melibatkan sekitar 17,5 juta pengguna Instagram. Informasi tersebut diungkap oleh perusahaan keamanan siber Malwarebytes.
Dalam laporannya, Malwarebytes menyebut data yang bocor mencakup berbagai informasi sensitif, mulai dari username Instagram, alamat, nomor telepon, alamat email, hingga data pendukung lainnya. Lebih mengkhawatirkan lagi, data tersebut disebut telah diperjualbelikan di dark web dan berpotensi dimanfaatkan oleh penjahat siber.
Malwarebytes menjelaskan bahwa kebocoran ini terdeteksi saat pemindaian rutin di dark web dan diduga berkaitan dengan terpaparnya API Instagram pada tahun 2024. Informasi ini juga dikutip dari laporan Engadget pada Minggu (11/1/2026).
Menurut Malwarebytes, kebocoran data ini dapat memicu serangan lanjutan, seperti phishing, penipuan digital, hingga pengambilalihan akun. Tak heran jika kini banyak pelaku kejahatan siber memanfaatkan data tersebut untuk memancing pengguna agar menekan tombol “Reset Password”.
Meski demikian, Instagram sebenarnya telah menjelaskan dalam email bahwa kata sandi tidak akan berubah apabila pengguna mengabaikan pesan tersebut. Namun, risiko tetap ada bagi pengguna yang panik dan langsung mengklik tautan reset password tanpa memastikan keasliannya.
Email permintaan reset password Instagram. (Tangkapan layar X)