6 Jenazah Korban Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Berhasil Ditemukan Tim SAR

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jan 2026, 16:16
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Personel Marinir bersama tim SAR gabungan turut terlibat dalam proses evakuasi pesawat ATR 42-500 di Lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin, 19 Januari 2026. (ANTARA/Ho-Pen Mari) Personel Marinir bersama tim SAR gabungan turut terlibat dalam proses evakuasi pesawat ATR 42-500 di Lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin, 19 Januari 2026. (ANTARA/Ho-Pen Mari) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Tim SAR gabungan kembali menemukan enam jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Penemuan tersebut dilakukan pada Kamis 22 Januari 2026, dalam rentang waktu pukul 09.30 hingga 10.46 WITA.

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Priyo Hadi, menjelaskan bahwa keenam korban ditemukan oleh tim elang yang melakukan penyisiran di sekitar lokasi utama jatuhnya pesawat.

Seluruh jenazah ditemukan dalam radius kurang lebih 50 meter dari titik ditemukannya korban pertama.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo)

"Enam jenazah sudah kita rencanakan untuk evakuasi menggunakan teknik vertical rescue. Setelah diangkat ke puncak, jenazah akan dibawa ke posko, selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi," kata Asisten Operasi Kepala Staf Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, Kamis, 22 Januari 2026.

Baca Juga: Black Box Pesawat ATR di Pegunungan Bulusaraung

Dengan temuan terbaru ini, total korban yang berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan mencapai delapan orang. Selain itu, tim juga menemukan satu potongan tulang lengan yang diduga kuat merupakan bagian dari korban kecelakaan tersebut.

Proses pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur, meski medan pegunungan yang terjal dan kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.

x|close