A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Harapan Seorang Janda dari Kartasura: Pak Prabowo, Dapur MBG Jangan Ditutup Ya - Ntvnews.id

Harapan Seorang Janda dari Kartasura: Pak Prabowo, Dapur MBG Jangan Ditutup Ya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mar 2026, 22:00
thumbnail-author
Alber Laia
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tri Wahyuni (52 tahun), seorang janda yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pucangan 1 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Tri Wahyuni (52 tahun), seorang janda yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pucangan 1 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Dok.Ntvnews.id)

Ntvnews.id, Kartasura - Di balik kesibukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pucangan 1 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah tersimpan kisah haru sekaligus harapan besar dari seorang janda bernama Tri Wahyuni (52 tahun).

Dia meminta Presiden RI Prabowo Subianto tak menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pak, kalau bisa MBG ada terus ya Pak. Jangan libur-libur, kasihan kami. Jangan ditutup ya Pak Prabowo,” katanya saat ditemui pekan ini.

Baca Juga: Cek Fakta: Kemenag Gunakan Zakat untuk Program MBG

Bagi Tri Wahyuni, bekerja di SPPG bukan sekadar rutinitas mencari nafkah, melainkan sebuah tali penyelamat bagi ekonomi keluarga.

Sejak suaminya wafat tiga tahun lalu, ia harus berjuang sendirian menghidupi dua anaknya. Kemiskinan sempat memaksa anak pertamanya merantau jauh ke Kalimantan mengikuti kerabat karena keterbatasan biaya.

Sebelum bekerja di SPPG, Tri Wahyuni bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). Saat itu, hidupnya penuh ketidakpastian. Upah yang diterima sebulan sekali seringkali tidak cukup untuk menutupi kebutuhan harian yang mendesak.

“Dulu kalau belum punya beras, saya pinjam ke tetangga atau warung. Nunggu gajian satu bulan sekali. Sekarang, alhamdulillah semenjak ikut MBG, seminggu sekali saya gajian. Saya bisa langsung ke warung beli beras, sabun, sampai gas untuk masak di rumah," kata dia dengan mata berkaca-kaca.

Untuk itu, ia meminta Presiden Prabowo untuk memastikan program MBG terus berjalan, memberikan berkah bagi dirinya maupun masyarakat luas.

“Mudah-mudahan saya bisa mengabdi lewat (program) MBG ini. Karena MBG ini benar-benar, Pak, saya merindukannya. Dan saya merasa nyaman kerja di sini,” kata dia.

x|close