Serangan AS-Israel Berlanjut, Ratusan Warga Iran Mengungsi ke Pakistan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Mar 2026, 05:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Orang-orang memegang bendera nasional Iran di depan Big Ben selama protes terhadap serangan AS-Israel terhadap Iran, di Parliament Square di pusat kota London, Inggris, Sabtu, 28 Februari 2026. /ANTARA/Xinhua/Li Ying/am. Orang-orang memegang bendera nasional Iran di depan Big Ben selama protes terhadap serangan AS-Israel terhadap Iran, di Parliament Square di pusat kota London, Inggris, Sabtu, 28 Februari 2026. /ANTARA/Xinhua/Li Ying/am. (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Serangan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran masih terus berlangsung. Di tengah situasi tersebut, sekitar 300 warga Iran memilih meninggalkan negaranya dan mencari perlindungan ke Pakistan.

Dilansir dari BBC, Rabu, 4 Maret 2026, ratusan pengungsi itu telah tiba di Provinsi Balochistan, wilayah Pakistan yang berbatasan langsung dengan Iran.

Balochistan sendiri dikenal sebagai kawasan yang kerap dilanda ketegangan. Daerah ini menjadi basis sejumlah kelompok separatis yang telah melakukan pemberontakan selama puluhan tahun.

Di sisi lain, pemerintah Pakistan saat ini berupaya menjaga keseimbangan hubungan dengan AS. Pada tahun lalu, Islamabad bahkan mencalonkan Presiden Donald Trump untuk Nobel Perdamaian seiring membaiknya relasi kedua negara.

Baca Juga: Pastikan Kondisinya Aman, Agnez Mo Hadiri Acara Bukber KJRI di Dubai

Meski mayoritas penduduk Pakistan beraliran Sunni, terdapat komunitas Syiah yang cukup besar dan secara terbuka menolak perang yang terjadi di Iran.

Perkembangan terbaru menunjukkan Israel kembali menggempur ibu kota Iran, Teheran. Dentuman ledakan dilaporkan terdengar di sejumlah titik di kota tersebut.

Israel menyatakan bahwa serangan itu menyasar komandan senior Republik Islam Iran di Teheran, meski tidak mengungkap identitas target yang dimaksud.

Sementara itu, Bulan Sabit Merah Iran melaporkan jumlah korban jiwa akibat gelombang serangan AS dan Israel terus bertambah. Sejak serangan dimulai pada Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat, lebih dari 780 orang dilaporkan meninggal dunia di berbagai wilayah Iran.

TERKINI

Menkeu: APBN Masih Kuat Hadapi Potensi Krisis Global

Nasional Rabu, 4 Mar 2026 | 07:10 WIB

Indonesia Siap Jadi Mediator, Menlu Ungkap Syaratnya

Luar Negeri Rabu, 4 Mar 2026 | 07:10 WIB

PBB: Tak Ada Bukti Program Senjata Nuklir di Iran

Luar Negeri Rabu, 4 Mar 2026 | 07:09 WIB

Macron Umumkan Penambahan Hulu Ledak Nuklir Prancis

Luar Negeri Rabu, 4 Mar 2026 | 06:29 WIB

Iran: Perang Akan Usai Jika Agresi AS-Israel Dihentikan

Luar Negeri Rabu, 4 Mar 2026 | 05:45 WIB

Trump Akui Dorong Israel Serang Iran

Luar Negeri Rabu, 4 Mar 2026 | 03:58 WIB
Load More
x|close