Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) terlibat cekcok dengan sopir truk viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, petugas berseragam itu bahkan sempat melontarkan ancaman kepada sopir dan kernet truk yang merekam kejadian tersebut.
Peristiwa itu disebut terjadi di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, pada Selasa siang (10/3/2026). Video tersebut direkam oleh kernet truk dari dalam kendaraan.
Dalam rekaman yang beredar, sopir dan kernet tampak berada di dalam truk, sementara seorang pria berseragam Dishub berdiri di luar kendaraan sambil memarahi mereka. Situasi kemudian memanas hingga terjadi adu mulut. Petugas tersebut terlihat memukul perekam video sekaligus melontarkan ancaman.
“Kenapa rekam video? Ini duit kalian. Saya baik sama kalian. Mau saya tujah kalian, ya,” ujar pria tersebut sambil berjalan menuju sepeda motornya, seolah hendak mengambil sesuatu.
Tak lama kemudian, pria itu kembali mendekati truk dan meminta rekaman tersebut dihapus.
“Jangan video-video kamu, hapus ya. Mau saya tujah kamu. Hapus sekarang, hapus sekarang,” katanya sambil memukul perekam video.
Baca Juga: Kecelakaan Maut, Remaja Putri Tewas Usai Dihantam Truk di Bogor
Di media sosial, keributan itu sempat dikaitkan dengan persoalan setoran uang dari sopir truk yang dianggap tidak sesuai dengan permintaan petugas tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Lampung Utara, Anom Sauni, membenarkan pria dalam video itu merupakan pegawai Dishub bernama Kamil Tohari yang berstatus aparatur sipil negara (ASN).
“Iya, namanya Kamil Tohari, pegawai kami golongan 2C,” kata Anom saat dikonfirmasi, Rabu (11/3).
Menurut Anom, peristiwa tersebut bermula ketika petugas Dishub mengejar dua kendaraan yang diduga melanggar lampu lalu lintas. Sopir truk yang terlibat disebut telah meminta maaf sehingga situasi sempat dianggap selesai.
Namun, keadaan berubah ketika kernet truk merekam kejadian tersebut menggunakan ponsel. Tindakan itu diduga memicu emosi petugas hingga terjadi cekcok.
“Sopirnya sudah minta maaf, sebenarnya sudah tidak ada masalah. Tapi petugas kami marah karena kondekturnya memvideokan, jadi terpancing emosinya,” terang dia.
Pada Selasa malam, kedua pihak telah dipertemukan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Proses mediasi difasilitasi sejumlah pihak, termasuk rekan-rekan media.
“Sudah dimediasi dan saling minta maaf dengan sopirnya,” katanya.
Terkait tindakan petugas tersebut, Dinas Perhubungan Lampung Utara mengaku telah memberikan peringatan keras kepada yang bersangkutan.
Baca Juga: DPR Harap Dewan Komisioner OJK Terpilih Punya Integritas Tinggi
“Kami sudah panggil dan beri kesempatan terakhir. Kalau masih mengulangi hal serupa, akan kami serahkan ke APIP,” ujar Anom.
Ia juga membantah narasi yang beredar di media sosial yang menyebut adanya dugaan pungutan liar dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, benda yang terlihat dilempar dalam video bukan uang, melainkan masker.
“Bukan uang. Itu masker yang dia lempar karena emosi. Jadi bukan seperti yang dinarasikan di media sosial,” kata dia.
Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan telah memantau video yang viral tersebut. Kasatreskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memastikan identitas pria dalam rekaman itu.
“Iya sudah kami monitor terkait video viral itu. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Utara untuk memastikan apakah pria dalam video tersebut benar-benar pegawai atau bukan,” kata Ivan saat dikonfirmasi, Rabu (11/3/2026).
Petugas Dishub Ancam Bunuh Kernet Truk (Instagram)