Polisi Gerebek Kampung Bahari, Pramono: Perangi Narkoba Jangan Setengah-setengah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Nov 2026, 11:55
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/ Adiansyah)

NTVNews.id , Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polda Metro Jaya dalam anggota peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, perang terhadap narkotika harus dilakukan secara konsisten dan tidak boleh berhenti di tengah jalan.

Dukungan tersebut disampaikan Pramono menyusul penggerebekan besar-besaran yang dilakukan Polda Metro Jaya bersama tim gabungan di Kampung Bahari pada Minggu, 1 November 2026.

Pramono menilai, upaya pemberantasan narkoba memerlukan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

“Pemerintah DKI Jakarta memberikan dukungan sepenuhnya, dukungan sepenuhnya kepada Polri yang sedang menjadi anggota, mengambil tindakan tegas, perang terhadap narkoba,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 2 November 2026.

Ditegaskannya, langkah kepolisian dalam menindak peredaran narkotika di Kampung Bahari mendapat dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta.

“Apa yang dilakukan di Kampung Bahari tentunya Pemerintah DKI Jakarta memberikan dukungan penuh untuk itu,” ungkapnya.

Menurut Pramono, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia berharap upaya penindakan terhadap jaringan narkotika tidak berhenti pada satu operasi, tetapi terus berlanjut hingga peredaran narkoba dapat ditekan.

“Dan kami berharap bahwa untuk perang narkoba ini tidak setengah-setengah, dilanjutkan dan kami menjadi bagian itu,” ujarnya.

Pramono juga menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta siap menjadi bagian dari upaya bersama yang dilakukan Polri dalam memberantas peredaran narkotika.

"Sehingga sekali lagi Pemerintah DKI Jakarta untuk hal yang berkaitan dengan perang terhadap narkoba, kami bagian dari apa yang menjadi keinginan Polri ya," tutup Pramono.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama tim gabungan menggelar operasi penggerebekan berskala besar di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu, 1 November 2026.

Kawasan tersebut menjadi sasaran operasi karena dikenal sebagai salah satu wilayah rawan peredaran narkotika.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan 27 orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba. Polisi juga menyita sejumlah barang bernilai tinggi, di antaranya senjata api dan mesin pencetak narkotika jenis ekstasi.

Operasi tersebut menjadi bagian dari langkah kepolisian untuk memutar ruang gerak sindikat narkotika yang beroperasi di kawasan Kampung Bahari.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, penggerebekan dilakukan secara serentak dari berbagai sisi dengan melibatkan sejumlah instansi terkait.

"Kami melakukan penggerebekan dari berbagai sisi. Oleh karena itu kami melakukan serempak, kemudian kami berkolaborasi dengan semua pihak, dari BNN, Bareskrim, Polda Metro Jaya, Brimob, dan lain sebagainya," ujar Kombes Pol. Bismo saat dikonfirmasi, Minggu.